Share

Mengenal Sosok Hacker Bjorka yang Beri Balasan Menohok ke Kominfo Soal Bocornya Data

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Senin 12 September 2022 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 12 54 2665691 mengenal-sosok-hacker-bjorka-yang-beri-balasan-menohok-ke-kominfo-soal-bocornya-data-SWkMxhqVGN.jpg Mengenal sosok hacker Bjorka yang beri balasan menohok ke Kominfo soal bocornya data (Foto: BreachForums)

JAKARTA - Sosok hacker "Bjorka" yang memberikan balasan menohok ke Kominfo soal bocornya data tengah jadi perbincangan publik, mengingat beberapa kali Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) punya masalah kebocoran data.

Bahkan, di bulan Agustus terdapat beberapa kasus kebocoran data milik masyarakat Indonesia. Mulai dari data pelanggan Indihome, PLN, hingga yang terbaru adalah data pelanggan Kartu SIM.

Uniknya, dalam kasus kebocoran kartu SIM, terekspos sosok hacker dengan nama samaran Bjorka yang dinilai sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kebocoran 1,3 miliar data registrasi kartu SIM.

Nama hacker tersebut melejit setelah Kominfo dalam konferensi pers pada Senin (5/9/2022) memintanya untuk tak melakukan penyerangan keamanan siber dalam negeri.

"Kalau bisa jangan menyerang. Tiap kali kebocoran data yang dirugikan ya masyarakat, kan itu perbuatan illegal access," ujar Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan.

Meski begitu, sosok Bjorka tidak gentar malah memberi jawaban menohok melalui forum Breached.to terkait Kominfo yang mengaku jika kebocoran data tersebut bukan berasal dari mereka.

"STOP BEING AN IDIOT (Berhentilah menjadi seorang idiot)," tulis Bjorka dalam unggahannya pada Senin (6/9/2022).

Lantas, siapa sosok hacker โ€œBjorkaโ€ ini? Dirangkum dari berbagai sumber, untuk mengetahuinya simak penjelasan berikut ini.

Hingga kini, belum diketahui terkait identitas lengkap dari peretas Bjorka ini dan di negara mana ia beroperasi. Secara pasti, ia kerap muncul di sebuah situs keamanan siber bernama BreachForums.

Melalui situs tersebut, Bjorka dikabarkan mampu menjual data pribadi warga Indonesia sebanyak 1,3 Miliar dengan harga US$50.000 atau sekitar Rp744,7 juta.

Sontak, peretas tersebut mendapat perhatian khusus dari Kominfo yang mengecam dirinya lantaran ditengarai telah menyerang masyarakat secara langsung.

"Kalau bisa jangan menyerang. Tiap kali kebocoran data yang dirugikan ya masyarakat, kan itu perbuatan illegal access," ujar Semuel.

"Kalau mau mempermalukan pakai cara yang lain dong, jangan menyebarkan data masyarakat," tambahnya lagi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini