Share

6 Negara Ini Pernah Mengalami Kebocoran Data Akibat Serangan Hacker

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Senin 19 September 2022 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 19 54 2670427 6-negara-ini-pernah-mengalami-kebocoran-data-akibat-serangan-hacker-7Sx4a1dCYi.jpeg 6 negara ini pernah mengalami kebocoran data akibat serangan hacker (Foto: Reuters)

JAKARTA - Ada enam negara yang pernah mengalami kebocoran data oleh hacker. Diketahui, pemberitaan mengenai sosok peretas Bjorka masih hangat diulas di Indonesia.

Sebab, Bjorka berhasil meretas situs pemerintah Indonesia dan mengantongi jutaan identitas masyarakat Indonesia. Tidak hanya itu, Bjorka juga berhasil menyebar identitas tokoh-tokoh politik Indonesia.

Selain Indonesia, ada enam negara ini pernah mengalami kebocoran data oleh hacker juga. Negara mana saja? Dirangkum dari berbagai sumber, selengkapnya berikut ini.

1. India

Negara yang terkenal akan kelezatan Pani Purinya ini rupanya pernah diacak-acak oleh seorang hacker. Hacker bahkan berhasil menggondol sekitar 962,7 juta data.

Kabarnya, secara statistik setiap 10 akun email yang dibobol, setengahnya akan menunjukan kata sandinya. Data yang diambil pun cukup lengkap, yaitu meliputi nama, usia, rekening bank, nomor telpon, kata sandi, dan lain-lain.

2. China

Tidak beda jauh dari India, Negeri Tirai Bambu juga pernah mengalami kebocoran data yang sangat masif. Hacker yang melakukan tindakan ini mengaku telah mendapatkan 1 miliar data penduduk China dari basis kepolisian kota Shanghai.

Hacker menyebutkan, menjual data-data tersebut di Breach Forums dengan nilai 10 bitcoins atau setara dengan Rp2,9 miliar.

3. Amerika Serikat

Negara yang kini dipimpin oleh Joe Biden ini juga tidak luput dari tindak peretasan. Sepanjang 2022, data milik Amerika Serikat telah bocor sebanyak 2,5 juta.

Meski demikian, kebocoran data yang paling besar terjadi pada tahun 2016 tepat beberapa hari sebelum pemilihan umum presiden.

Dilaporkan ada sekitar 50 juta data Facebook yang bocor dan diduga disalahgunakan dalam pemilu AS sehingga Donald Trump bisa menang pemilihan.

4. Malaysia

Mei 2022 lalu, Malaysia kecolongan sebanyak 22,5 juta data akibat ulah hacker. Kabar yang beredar menyebutkan jika file sebesar 160 GB ini kemungkinan dijual ke situs gelap dengan harga USD 10 atau Rp148 jutaan.

5. Rusia

Rusia menjadi satu-satunya negara dengan pembobolan data terbanyak di sepanjang 2022 ini. Sebuah sumber menyebutkan jika kebocoran data yang dialami Rusia mencapai 3,5 juta.

Kabarnya peretasan yang terjadi karena dampak perang Rusia-Ukraina yang tidak kunjung usai.

6. Indonesia

Yang masih hangat diperbincangkan adalah hacker Bjorka yang berhasil mengekspos data pribadi para tokoh politik dan pejabat Indonesia.

Misalnya Puan Maharani, Luhut Binsar Panjaitan, hingga Menkominfo Johnny G Plate. Tidak hanya itu, ia juga membongkar data registrasi SIM card.

Itulah enam negara yang pernah mengalami kebocoran akibat serangan dari hacker.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini