Share

Kuil Buddha Tertua Berhasil Ditemukan Arkeolog, Peninggalan Abad ke-2 SM

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Senin 19 September 2022 15:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 19 56 2670557 kuil-buddha-tertua-berhasil-ditemukan-arkeolog-peninggalan-abad-ke-2-sm-4zpWxyjWSg.JPG Kuil Buddha tertua berhasil ditemukan arkeolog, peninggalan abad ke-2 SM (Foto: ISMEO)

JAKARTA - Kuil kuno dari abad awal agama Buddha di Lembah Swat, Pakistan Utara, berhasil ditemukan para arkeolog. Kuil itu diklasifikasi sebagai yang tertua.

Disadur dari Live Science, Senin (19/9/2022), lokasinya dahulu merupakan wilaya Gandhara kuno yang ditaklukkan oleh Alexander Agung dan memunculkan campuran kepercayaan Buddha dan seni Yunani.

Para arkeolog berpendapat, candi tersebut berasal dari sekitar pertengahan abad ke-2 Sebelum Masehi (SM), ketika Gandhara di bawah kekuasaan kerajaan Indo-Yunani di India Utara.

Artinya, orang-orang pada masa itu membangun kuil yang lebih tua dalam beberapa ratus tahun setelah kematian pendiri agama Buddha, Siddhartha Gautama.

Kala itu, Siddhartha Gautama tinggal di tempat yang sekarang disebut India utara dan Nepal antara sekitar 563 SM dan 483 SM.

Reruntuhan kuil dengan tinggi lebih dari tiga meter tersebut, sejauh ini ditemukan di dekat pusat kota modern Barikot. Terdiri dari platform upacara yang di atasnya terdapat struktur silinder untuk meletakkan stupa.

Kuil tersebut juga mencakup ruang untuk biksu, tangga, podium pilar, ruang depan, dan halaman umum yang menghadap ke jalan.

“Penanggalan radiokarbon belum menetapkan tanggal yang tepat dari struktur tersebut, tetapi kuil ini jelas merupakan salah satu monumen Buddha paling tua yang pernah ditemukan di wilayah Gandhara kuno,” kata Luca Maria Olivieri, arkeolog di Ca’ Foscari University of Venice dan Asosiasi Internasional untuk Mediterania dan Studi Oriental (ISMEO).

Penggalian ini sendiri, dilakukan oleh para arkeolog Italia yang memulainya pada 1984 dengan tujuan untuk melestarikan arkeologi penting di Barikot.

Selain kuil yang terkubur, para arkeolog juga menemukan lebih dari 2.000 artefak di situs tersebut, termasuk koin, permata, segel, potongan tembikar, pahatan batu, dan patung.

Olivieri mengatakan, misi arkeologi ini telah menyelesaikan musim terakhir penggalian di Barikot. Tetapi tim akan kembali pada akhir 2022 untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap situs tersebut dan berharap dapat menemukan lebih banyak kuil kuno.

(amj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini