Share

Astronom Jelaskan Mulanya Antariksa Itu Gelap Serupa Keterangan di Alquran

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Rabu 21 September 2022 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 20 56 2671378 astronom-jelaskan-mulanya-antariksa-itu-gelap-serupa-keterangan-di-alquran-d5SA2HvvN6.jpg Astronom jelaskan mulanya antariksa itu gelap serupa keterangan di Alquran (Foto: ESA)

JAKARTA - Keadaan di antariksa pada awalnya sangatlah gelap, Alquran dan sains juga menjelaskan perihal ini. Namun, kini bintang-bintang telah memancarkan sinar.

Dirangkum dari buku Pintar Sains dalam Alquran, Dr Nadiah Thayyarah, menyebutkan ada sejumlah firman Allah SWT dalam Alquran membuktikannya.

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَجَعَلَ الظُّلُمَاتِ وَالنُّورَ ۖ ثُمَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُونَ

Artinya "Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan menjadikan gelap dan terang. Namun, orang-orang kafir masih menyekutukan Tuhan mereka dengan sesuatu." (QS Al An’am: 1).

أَأَنْتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ السَّمَاءُ ۚ بَنَاهَا

رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوَّاهَا

وَأَغْطَشَ لَيْلَهَا وَأَخْرَجَ ضُحَاهَا

Artinya: "Apakah penciptaan kamu yang lebih hebat ataukah langit yang telah dibangun-Nya? Dia telah meninggikan bangunannya, lalu menyempurnakannya, dan Dia menjadikan malamnya (gelap gulita). Dan menjadikan siangnya (terang benderang)." (QS An-Nazi'at: 27–29).

وَلَوْ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَابًا مِنَ السَّمَاءِ فَظَلُّوا فِيهِ يَعْرُجُونَ

لَقَالُوا إِنَّمَا سُكِّرَتْ أَبْصَارُنَا بَلْ نَحْنُ قَوْمٌ مَسْحُورُونَ

Artinya: "Dan kalau Kami bukakan kepada mereka salah satu pintu langit, lalu mereka terus-menerus naik ke atasnya, tentulah mereka berkata, 'Sesungguhnya pandangan kamilah yang dikaburkan, bahkan kami adalah orang-orang yang terkena sihir'." (QS Al Hijr: 14–15).

Ayat-ayat tersebut mengisyaratkan bahwa langit sangat gelap. Sebagian besar mufasir terdahulu, seperti Ibnu Katsir dan Ath Thabari, meyakini bahwa yang dimaksud dengan zhulumat (gelap) dan nur (terang) dalam ayat di atas ialah malam dan siang.

Adapun para pakar astronomi dan kemukjizatan Alquran mengatakan, gelap dalam ayat-ayat di atas ialah kegelapan alam semesta yang baru belakangan ini ditemukan.

Pendapat terakhir ini, menegaskan adanya kemukjizatan Alquran di bidang astronomi dan adanya kegelapan-kegelapan lainnya. Kegelapan-kegelapan itu di antaranya:

1. Kegelapan awal semesta, yaitu pada masa setelah terjadinva ledakan besar hingga awal proses peleburan inti atom, kira-kira selama 30 juta tahun. Masa ini bercirikan kegelapan yang sangat kelam.

2. Kegelapan lokal di bagian tertentu semesta, yakni pada masa setelah dimulainya proses peleburan inti atom hingga masa kita sekarang.

Pada masa inilah bintang-bintang diciptakan dan mulai memancarkan sinarnya ke luar angkasa. Sinarnya terdiri atas sinar inframerah, gelombang elektromagnet, spektrum-spektrum cahaya yang terlihat, sinar ultraviolet, sinar X, dan sinar gamma.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini