Share

5 Kasus Serangan Siber yang Pernah Terjadi di Indonesia Sebelumnya

Mirsya Anandari Utami, Jurnalis · Rabu 21 September 2022 18:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 54 2672211 5-kasus-serangan-siber-yang-pernah-terjadi-di-indonesia-sebelumnya-m5JNilSp13.jpg 5 kasus serangan siber yang pernah terjadi di Indonesia sebelumnya (Foto: BBC)

Tidak disebutkan apa saja situs kementerian yang menjadi korban peretasan, namun Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) telah memberi peringatan terkait keamanan kepada instansi pemerintah.

3. Defacing Situs Sekretariat Kabinet (Setkab) RI

Situs website Sekretariat Kabinet RI turut menjadi sasaran para hacker dengan metode deface. Serangan deface dapat memungkinkan peretas untuk mengubah tampilan website.

Perubahan tersebut bisa meliputi perubahan warna, font, hingga keseluruhan halaman. Peretasan dimulai pada 31 Juli 2021 sehingga membuat website tidak dapat diakses.

Pelaku mengubah tampilan website dengan menghadirkan foto seorang demonstran yang membawa bendera Merah putih. Di dalamnya juga tertera tulisan "Padang Blackhat ll Anon Illusion Team Pwned By Zyy Ft Luthfifake". Setelah mengetahui peretasan tersebut, pihak Setkab langsung melakukan perbaikan pada tampilan website.

Penyidik Bareskrim Polri menangkap dua terduga yaitu BS (18) dan ML (17). Polri menyatakan bahwa peretasan tersebut didasari oleh motif keuntungan di mana para pelaku menjual script backdoor dari website tersebut untuk dijual kepada pihak yang membutuhkan.

Atas kasus tersebut, ML dititipkan ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) Anak di Cipayung karena masih di bawah umur, sedangkan BS ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

4. Pencurian Database Kejaksaan Agung RI

Database Kejaksaan Agung RI pernah dibobol oleh seorang hacker dengan nama akun Gh05t666nero. Pelaku berinisial MFW ini ternyata adalah seorang bocah berusia 16 tahun yang melakukan peretasan atas motif iseng karena sekolah virtual saat pandemi 2021 lalu.

Diketahui ada 3.086.224 data yang dibobol yang meliputi nama lengkap, nomor telepon, alamat email dengan domain @kejaksaan.go.id, jabatan, pangkat kepegawaian, hingga nomor pegawai.

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini