Share

5 Kasus Serangan Siber yang Pernah Terjadi di Indonesia Sebelumnya

Mirsya Anandari Utami, Jurnalis · Rabu 21 September 2022 18:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 54 2672211 5-kasus-serangan-siber-yang-pernah-terjadi-di-indonesia-sebelumnya-m5JNilSp13.jpg 5 kasus serangan siber yang pernah terjadi di Indonesia sebelumnya (Foto: BBC)

Tidak hanya itu, sejumlah riwayat kasus yang pernah ditangani Kejaksaan Agung juga turut diretas. Data tersebut dijual ke forum jual beli data Raid Forums dengan harga sekitar Rp400.000.

Lantaran masih di bawah umur, pihak kejaksaan tidak bisa melakukan proses hukum.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak menjelaskan bahwa data-data yang diperjualbelikan tersebut merupakan data yang terbuka untuk umum yang dapat diakses secara langsung di website resmi Kejaksaan RI.

Maka dari itu, NFW dikembalikan kepada orang tuanya berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi.

5. Pembobolan 91 Juta Data Pengguna Tokopedia

Platform belanja online Tokopedia dilaporkan mengalami peretasan pada Mei 2020. Sebanyak 91 juta akun dan 7 juta akun merchant diretas, yang berarti hampir semua akun di Tokopedia diambil datanya.

Aksi pembobolan ini dimulai ketika akun peretas Whysodank mempublikasikan hasil retasan di Raid Forums pada Sabtu, 2 Mei 2020. Lalu, data tersebut berlanjut ke forum darkweb bernama EmpireMarket oleh peretas Shinyhunters.

Barulah akun @underthebreach mempublikasikan peretasan Tokopedia ini ke Twitter. Data yang diretas berupa user ID, email, nama lengkap, tanggal lahir, jenis kelamin, nomor handphone dan password yang masih ter-hash atau tersandi.

Semua data itu dijual dengan harga USD5.000. Atas kasus ini, Tokopedia dengan segera mengusut kasus ini dan memastikan semua akun terlindungi dengan aman.

Baca Juga: Rayakan Satu Tahun, BuddyKu Fest Hadirkan Sesi Media Challenges

Follow Berita Okezone di Google News

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini