Share

e-Filing: Solusi Lapor SPT Pajak Online dengan Mudah

Karina Asta Widara , Jurnalis · Rabu 21 September 2022 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 16 2672706 e-filing-solusi-lapor-spt-pajak-online-dengan-mudah-indEBnDsCI.jpg Foto: Dok Freepik

JAKARTA- Masih bingung dengan cara lapor SPT pajak online? tenang saja, ada aplikasi e filing dari Mekari Klikpajak yang bisa menjadi solusi termudah dalam mengurus perpajakan bisnis dan tentunya sudah menjadi mitra resmi Direktorat Jenderal Perpajakan (DJP).

Kini urusan membayar pajak dan lapor pajak bisa lebih mudah tanpa harus datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Hal ini bagian dari kemajuan teknologi untuk membantu manusia dalam memenuhi aktivitas kebutuhannya terutama dalam bidang bisnis.

Perusahaan tentunya bisa melakukan lapor pajak online sebagai cara termudah dalam menghemat waktu dan biaya pengurusannya. Lantas, bagaimana cara lapor SPT secara online? untuk mengetahui apa saja cara-caranya, yuk cari tahu lebih dalam tentang e-filing.

Apa Itu e-Filing?

E filing adalah suatu cara melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan atau SPT yang dilakukan secara online dan real time melalui internet dan website yang sudah terdaftar Ditjen Perpajakan Indonesia maupun Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP).

Dengan adanya lapor pajak online membantu para perusahaan khususnya dalam melaporkan SPT sehingga tidak ada lagi alasan untuk menunda dan tidak lapor pajak SPT yang seharusnya wajib dilakukan oleh masyarakat yang telah mempunyai NPWP dan terdaftar di KPP sebagai wajib pajak.

Melalui aplikasi e filing semua orang dan perusahaan yang terlibat wajib pajak bisa lapor pajak dengan tepat waktu dan menghindari kerugian dari dampaknya tidak melakukan lapor pajak. Meskipun begitu, masih banyak orang yang kebingungan dengan sistem lapor pajak online.

Eits, jangan khawatir ada solusi terbaik untuk lapor pajak online karena Mekari Klikpajak menghadirkan e filing dengan sistem yang sangat cepat dan praktis dilakukan hanya melalui satu aplikasi saja.

Sistem ini pun sudah dipercaya oleh banyak perusahaan besar di Indonesia dalam membayar pajak maupun melaporkan SPT pajak secara online. Selain itu, terdapat banyak fitur lain yang ditawarkan untuk kebutuhan perpajakan dan bisa dikelola secara sistematis.

Kenapa Perlu Buat e-Filing?

Mungkin ada sebagian orang atau perusahaan yang masih melaporkan pajaknya secara offline yakni mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Namun, di zaman yang serba teknologi ini semua orang perlu beralih ke dunia digital untuk menyesuaikan kemajuan zaman.

Begitupun dalam lapor pajak, sudah ada e filing yang bisa membantu dalam menyelesaikan lapor pajak SPT dengan mudah tanpa ribet yang sistemnya dapat bekerja secara real time.

Hadirnya e-filing, wajib pajak jadi lebih dipermudah dalam hal pelaporan SPT tahunan. Lapor pajak melalui online pun bisa dilakukan kapan dan dimana saja tanpa harus terikat oleh waktu.

Jadi, itulah kenapa orang/badan perusahaan yang terlibat wajib pajak perlu buat e filing melalui aplikasi atau website resmi dari Ditjen Perpajakan Indonesia.

Manfaat e filing Untuk Lapor Pajak Online

Tentunya terdapat manfaat dari adanya e filing sebagai alternatif untuk memudahkan lapor pajak secara online. Apa saja manfaat dan keuntungan dari lapor pajak online?

1. Menghemat Waktu dan Biaya

Jika dahulu semua wajib pajak perlu mendatangi KPP, kini semuanya telah berubah dan beralih ke sistem e-filing. Karena cara manual akan menghabiskan banyak waktu dalam proses laporannya sehingga lapor SPT secara online lebih efisien dari segi waktu dan biaya.

2. Mengurangi Dampak Antrian dan Volume Pekerjaan Penerimaan SPT

Bayangkan saja jika orang yang wajib pajak berkumpul dan mengantri di KPP hanya untuk melaporkan SPT Tahunannya dan hal ini akan membuat jenuh. Volume pekerjaan proses penerimaan SPT pun tidak akan terlalu menumpuk.

Dengan adanya lapor pajak online membantu dalam mengurangi antrian pajak sehingga inilah tujuan dari adanya lapor pajak online.

3. Mengurangi Volume Berkas Fisik Dokumen

Dengan sistem online semuanya tidak lagi berbentuk fisik salah satunya membantu mengurangi penggunaan kertas sebagai berkas dalam melaporkan SPT. Jadi, semua wajib pajak tidak perlu lagi membawa berkas laporan ke KPP yang justru rentan hilang dan rusak saat melakukan penyimpanan.

4. Prosesnya Lebih Akurat

Melalui sistem pajak online semua sistem yang bekerja dalam menginput data akan lebih akurat dan minim kesalahan. Karena sistem tersebut sudah dirancang secara otomatis. Pengisian SPT bisa dilakukan melalui formulir elektronik yang sudah tersedia.

5. Tidak Malas Untuk Lapor Pajak

Manfaat dari adanya lapor pajak online bisa menghindari rasa malas bagi orang-orang yang malas dalam melaporkan SPT tahunannya. Dengan begitu, tidak ada lagi yang telat lapor pajak.

Sebab, jika tidak melakukan lapor pajak karena alasan terlambat atau lupa akan dikenakan sanksi pajak yang bisa merugikan orang/badan perusahaan itu sendiri. Beda halnya jika sudah tersedia e-filing, semua urusan perpajakan bisa dilakukan kapan dan dimana saja.

6. Keamanan Data Lebih Terjamin

Melalui lapor pajak online, semua data perpajakan perusahaan dan bukti lapor pajaknya akan terjaga dengan aman by sistem. Sehingga bisa menghindari risiko kehilangan berkas data-data penting terkait perpajakan.

Batas Waktu Lapor Pajak Online

Dalam pelaporan SPT tentu memiliki batas waktu yang perlu diperhatikan bagi semua yang terlibat wajib pajak. Jika terlambat melaporkan SPT, maka akan dikenakan sanksi tertentu dan pastinya hal ini wajib untuk dihindari.

Nah berikut ini daftar waktu pelaporan pajak yang harus diperhatikan.

No Jenis SPT Masa Waktu Tenggat

1 SPT PPh Pasal 4 ayat 2 Paling lama 20 hari setelah Masa Pajak berakhir.

2 SPT PPh Pasal 15 Paling lama 20 hari setelah Masa Pajak berakhir

3 SPT PPh Pasal 21/26 Paling lama 20 hari setelah Masa Pajak berakhir

4 SPT PPh Pasal 23/26 Paling lama 20 hari setelah Masa Pajak berakhir

5 SPT PPh Pasal 22, PPN & PPnBM oleh Bea Cukai Hari kerja terakhir minggu berikutnya (laporan secara mingguan)

6 SPT PPh Pasal 22, Bendahara Pemerintah Tanggal 14 bulan berikut

7 SPT PPh Pasal 22 – Pemungut tertentu Tanggal 20 bulan berikut

8 SPT PPN dan PPnBM – PKP Di akhir bulan berikutnya setelah berakhirnya masa pajak

9 SPT PPN dan PPnBM – Bendaharawan Tanggal 14 bulan berikut

10 SPT PPN dan PPnBM – Pemungut Non Bendahara Tanggal 20 bulan berikut

11 SPT PPh Pasal 4 ayat 2, Pasal 15, 21, 23, PPN dan PPnBM untuk wajib pajak kriteria tertentu Tanggal 20 setelah berakhirnya masa pajak terakhir

No SP Tahunan Waktu Tenggat

1 PPh Orang Pribadi Akhir bulan setelah berakhirnya tahun atau bagian tahun pajak

2 PPh Badan Akhir bulan keempat setelah berakhirnya tahun atau bagian tahun pajak

SPT yang Dilaporkan di e-Filing

Direktorat Jenderal Pajak telah menetapkan peraturan mengenai pembayaran, penerimaan dan pelaporan perpajakan bisa dilakukan secara online lewat e filing yang telah tersedia pada aplikasi dan website resminya.

Peraturan ini merupakan pelaksanaan dari Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.9/PMK.03/2018.

a. SPT yang Wajib e-Filing

● PT Masa PPh Pasal 21 / PPh Pasal 26

● SPT Masa PPN / PPnBM 1111

● SPT Tahunan Badan untuk Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang menerbitkan e-Faktur

Dari pelaporan ketiga jenis SPT di atas tidak dapat dilakukan secara manual dengan mengantarkan dokumen elektronik ke KPP. Namun, pengecualian ini berlaku untuk jenis SPT Masa PPh Pasal 21/ PPh Pasal 26 dan SPT Masa PPN nihin untuk masa pajak bulan Desember.

b. SPT yang Tidak Diwajibkan e-Filing

● SPT Masa PPh 25 nihil

● SPT Masa PPh 25 kurang bayar

● SPT Masa PPh 21 nihil

● SPT Masa PPh 26 nihil

● SPT Masa PPN / PPnBM nihil

● SPT PPN atas Kegiatan Membangun Sendiri

● SPT PPN Impor Barang Luar Negeri

● SPT PPN Jasa Luar Negeri

Mengenai ketentuan tidak wajib lapor e filing berlaku sejak PMK No.9/PMK.03/2018 tentang SPT yang ditetapkan pada 28 Januari 2018. Sebelum adanya peraturan tersebut, SPT Masa PPh Pasal 21, PPh Pasal 25, dan PPh Pasal 26 nihil tetap harus dilaporkan meskipun nihil.

Syarat Laporan SPT e-Filing

Adapun agar dapat melakukan e filing terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi yakni:

● EFIN/nomor identitas elektronik

● Dokumen Elektronik/SPT elektronik

● Terdaftar dan memiliki akses ke website Klikpajak.id

Apabila wajib pajak sebelumnya sudah memiliki EFIN dan sertifikat elektronik e faktur, maka tidak perlu lagi melakukan pengajuan EFIN. Namun bagi yang belum memiliki EFIN, dapat dengan mudah mendapatkan EFIN disini.

Cara Lapor Pajak Online dengan e Filing

Ada solusi paling mudah untuk melaporkan SPT Masa PPh Pasal 21 melalui e filing dengan website yang sudah resmi dari DJP. Namun, bagaimana cara melapornya? berikut ini cara lengkapnya.

Berikut ini terdapat cara lapor pajak online bagi WP badan usaha yaitu:

● Pertama, kunjungi website Klikpajak.id untuk login dengan memasukan email dan password yang sudah terdaftar. Jika belum memiliki akun bisa daftar di sini.

● Jika sudah registrasi, maka akan langsung menuju ke dashboard untuk melakukan e-filing. Sebelumnya daftar EFIN terlebih dahulu.

● Kemudian, akan tampil form pendaftaran yang bisa diisi satu kali.

● Jika sudah melakukan pendaftaran dan verifikasi, silahkan kembali ke menu utama dan pilihlah Lapor Pajak. Nantinya akan tampil halaman untuk memasukkan file.

● Masukkan file CSV yang didapatkan dari aplikasi e-SPT dan e-Faktur di field tersedia.

● Apabila file yang dilampirkan valid, maka akan muncul informasi terkait Jenis SPT, Masa Pajak, NPWP, serta keterangan pembetulan.

● Pajak yang sudah lunas dan tersimpan di website ini akan muncul.

● Silahkan pilih pajak yang ingin di report dalam pelaporan SPT. Lalu, klik pajak tersebut.

● Setelah itu, lampirkan file PDF di field yang sudah tersedia. Apabila status SPT wajib pajak kurang bayar, maka lampirkan PDF minimal bukti pembayaran pajak tersebut.

● Jika sudah yakin, silahkan klik Laporkan.

● Setelah laporan berhasil, maka akan muncul pelaporan SPT yang sedang diproses oleh DJP dan tinggal menunggu Bukti Pelaporan Elektronik (BPE).

● Terakhir, setelah pelaporan SPT berhasil dan sudah menerima NTE, BPE akan dikirim melalui email yang sudah terdaftar di website ini.

Dengan adanya lapor pajak online melalui e filing di atas dapat mempermudah semua badan usaha maupun pribadi wajib pajak dalam melaporkan SPT tanpa harus pergi ke KPP. Semua yang terlibat wajib pajak perlu melakukan lapor pajak agar tidak terkena sanksi yang berat.

Disini, semua kebutuhan perpajakan akan terpenuhi hanya dalam satu aplikasi saja. Sehingga tidak perlu khawatir lagi dengan Klikpajak.id karena sudah dipercaya oleh perusahaan-perusahaan besar di Indonesia dalam mengurusi perpajakan untuk kebutuhan bisnisnya.

(Wid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini