Share

Foto Pertama Neptunus yang Dipotret Teleskop James Webb, Penampakannya Menakjubkan

Angeltika Clara Sinaga, Jurnalis · Kamis 22 September 2022 18:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 56 2672977 foto-pertama-neptunus-yang-dipotret-teleskop-james-webb-penampakannya-menakjubkan-nxwj7Ox0aN.jpg Foto pertama Neptunus yang dipotret teleskop James Webb, penampakannya menakjubkan (Foto: NASA/ESA/CSA/STScI)

JAKARTA - Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) memotret penampakan Neptunus untuk pertama kalinya. Fotonya, mengungkapkan detail terbaru dari planet tersebut.

Neptunus adalah planet terjauh di tata surya, karena itu jarak untuk mendapatkan pemandangan indah dari planet bercincin ini sangatlah sulit.

Namun, James Webb telah menangkap fenomena menakjubkan dari Neptunus.

Dilansir dari Universe Today, Kamis (22/9/2022), gambar yang ditangkap oleh Teleskop Luar Angkasa James Webb tersebut merupakan pemandangan paling jelas dari Neptunus sejak tahun 1989.

Gambar-gambar yang telah dipotret oleh James Webb sangat menakjubkan, sehingga ada beberapa hal yang ditemukan, salah satunya cincin debu yang samar di sekitar Neptunus.

Bahkan, hal ini tidak dapat terungkap sejak Voyager 2 berkunjung ke planet ini pada 1989.

Hal ini, merupakan pengingat yang mencolok tentang betapa kuatnya Teleskop Luar Angkasa James Webb. Gambar tersebut berhasil didapt berkat teknologi Webb's Near-Infrared Camera (NIRCam), tampak cincin terang Neptunus yang terlihat lebih jelas.

“Sudah tiga dekade sejak terakhir kali kami melihat pita samar dan berdebu itu, dan ini adalah pertama kalinya kami melihatnya dalam inframerah,” kata Astronom, Heidi Hammel, Ilmuwan Interdisipliner di tim JWST.

Dalam gambar tersebut, terlihat cahaya warna biru khas yang dikaitkan dengan raksasa es. Neptunus muncul sebagai titik biru tua, karena metana di awan es planet ini menyerap cahaya dengan kuat pada panjang gelombang.

Namun, pada gambar dari NIRCam, membuat piringan planet ini berwarna putih mutiara. Awan es metana di atmosfer raksasa es muncul sebagai garis-garis dan bintik-bintik cerah yang memantulkan sinar Matahari sebelum metana di awan menyerapnya.

Gambar JWST juga menyoroti pita awan lintang tinggi yang terus menerus mengelilingi pusaran yang diketahui terletak di kutub Selatan Neptunus.

Garis cerahanyang tipis dan samar juga terlihat di sekitar ekuator planet yang mungkin menjadi tanda visual dari sirkulasi global atmosfer Neptunus yang mendorong angin dan badai melintasi raksasa es itu.

Sejauh ini, pencitra inframerah JWST dioptimalkan untuk melihat batas kosmos, termasuk objek pergeseran merah di sekitar alam semesta sehingga dapat diamati.

Detektor inframerah juga cocok untuk melihat ke dalam nebula yang berdebu dan menganalisis atmosfer planet asing.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini