Share

Beginilah Nasib Bumi Jika Oksigen Meningkat 2 Kali Lipat

Angeltika Clara Sinaga, Jurnalis · Selasa 27 September 2022 12:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 27 56 2675763 beginilah-nasib-bumi-jika-oksigen-meningkat-2-kali-lipat-5CwxlEaQTC.jpg Beginilah nasib Bumi jika oksigen meningkat 2 kali lipat (Foto: iStock)

JAKARTA - Oksigen merupakan zat yang dibutuhkan oleh seluruh makhluk hidup untuk bernapas dan tetap hidup. Namun, bagaimana jika oksigen di Bumi meningkat dua kali lipat? Mungkin bagi kalian terdengar sangat menguntungkan, tetapi faktanya tidak demikian.

Dilansir dari kanal YouTube Kok Bisa?, Selasa (27/9/2022), sekilas meningkatnya oksigen memang terlihat menguntungkan, karena lewat bernapas itulah oksigen masuk ke dalam tubuh dan membantu sel mengubah makanan menjadi energi.

Aktivitas tersebut dinamakan Respirasi Aerob, merupakan proses respirasi yang melepaskan sejumlah energi yang relatif besar dalam sel oleh pemecah zat-zat makanan dengan bantuan oksigen.

Kalau jumlah oksigen bertambah, maka stamina tubuh juga dapat meningkat karena banyaknya oksigen yang kita hirup sehingga nantinya menghasilkan energi.

Selain itu, adanya oksigen yang banyak juga dapat membantu memperkuat ingatan dan penglihatan manusia, serta membentuk lapisan ozon di Bumi yang melindungi manusia dari bahaya sinar Matahari.

Dengan meningkatnya oksigen ini terlihat membuat dunia seperti baik-baik saja, bukan? Nyatanya, hal tersebut tidak juga. Justru banyaknya oksigen dapat membuat manusia menjadi sulit bernapas, keracunan, bahkan berujung kematian.

Hal tersebut, terjadi karena paru-paru yang rusak akibat kantong-kantong yang membantu kita untuk bernapas terisi cairan, susah mengembang dan berguguran. Ada pula, radikal bebas yang akan terbentuk dan bisa merusak sel-sel lain dan membuat manusia cepat tua.

Ternyata, kejadian oksigen meningkat pernah terjadi sekitar 300 juta tahun yang lalu, di mana jumlah oksigen di udara mencapai 50% lebih tinggi dibandingkan saat ini.

Akibat kejadian inilah, serangga-serangga harus menyesuaikan diri mereka, dan dahulu ukuran serangga bisa setara burung Elang.

Ada sisi positif yang bisa kita ambil jika kadar oksigen di Bumi meningkat, tetapi ada sisi negatif yang dapat merugikan manusia.

Itulah yang menjadi patokan bahwa sesuatu yang berlebihan tidak menguntungkan.

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini