Share

Mozilla Kritik Google, Apple, dan Microsoft Paksa Pengguna Jauhi Browser Lain

Angeltika Clara Sinaga, Jurnalis · Selasa 27 September 2022 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 27 57 2675862 mozilla-kritik-google-apple-dan-microsoft-paksa-pengguna-jauhi-browser-lain-AhC6hU4tN4.jpg Mozilla kritik Google, Apple, dan Microsoft paksa pengguna jauhi browser lain (Foto: TechBriefly)

JAKARTA - Mozilla Firefox mengkritik Google, Apple dan Microsoft karena mendorong browser default di sistem operasi mereka secara agresif.

Dilansir dari Ghacks, Selasa (27/9/2022), Mozilla memuat laporan yang menyoroti teknologi besar tersebut melakukan berbagai macam malpraktik.

Laporan berjudul Five Walled Gardens berisi analisis masalah yang disebabkan oleh Google, Apple, Microsoft, Amazon, dan Meta (Facebook).

Mozilla melakukan survei untuk mengetahui bagaimana pengguna di seluruh dunia menggunakan browser.

Namun, Mozilla tidak senang dengan hasilnya karena merasa posisinya semakin terpojok karena adanya persaingan yang dianggap tidak sehat dengan banyak raksasa teknologi tersebut.

Mozilla menyatakan, pihaknya sedang berusaha keras untuk mengambil kembali hati pengguna.

Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa persaingan diperlukan untuk meningkatkan inovasi, privasi, dan keamanan.

Kendati demikian, Apple Safari, Google Chrome, dan Microsoft Edge terlalu dominan, sebagian ini karena sistem operasinya yang membuat banyak hal untuk mengunci pengguna ke browser pilihan perusahaan induk.

Mozilla menambahkan, tersorot fakta hanya ada tiga mesin browser yang digunakan di berbagai platform, seperti Apple Safari (WebKit), Google Chromium (Blink), dan Mozilla Firefox (Gecko).

Ada juga masalah mengenai larangan adopsi aplikasi independen dengan mempersulit penghapusan browser default yang ada, sebagai pengganti penggunaan browser lain. Dengan alasan penggunaan aplikasi pilihan itu akan menimbulkan risiko terhadap privasi pengguna.

Mozilla juga mengkritik, praktik komersial yang difokuskan untuk perusahaan independen seperti kontrak terbatas yang mengikat browser ke sistem operasi dan membatasi pra-instalasi alternatif.

Sementra itu, Otoritas Persaingan dan Pasar Inggris (CMA) sedang menyelidiki Google dan Apple dalam kasus terkait uopoli browser mereka.

Kemudian, Undang-Undang Pasar Digital UE yang akan datang difokuskan untuk mencegah perusahaan teknologi besar dari praktik “gatekeeping” yang tidak adil.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini