Share

Ilmuwan MIT Sukses Bikin Kamera Bawah Laut Nirkabel Tanpa Baterai

Angeltika Clara Sinaga, Jurnalis · Kamis 29 September 2022 15:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 29 56 2677477 ilmuwan-mit-sukses-bikin-kamera-bawah-laut-nirkabel-tanpa-baterai-SiR7806EuG.jpeg Ilmuwan MIT sukses bikin kamera bawah nirkabel tanpa baterai (Foto: MIT)

JAKARTA - Sekelompok ilmuwan sukses mengembangkan kamera bawah laut nirkabel tanpa baterai yang ditenagai suara. Perangkat ini, hampir sekitar 100 ribu kali lebih hemat energi daripada kamera bawah laut lainnya.

Para ilmuwan di seluruh dunia percaya, lebih dari 95% lautan yang ada di dunia tidak pernah diamati. Sains justru tahu lebih banyak tentang luar angkasa dan planet-planet temuan daripada lautan di Bumi.

Dilansir dari Peta Pixel, Kamis (29/9/2022), ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) telah mempresentasikan prototipe kamera bawah laut yang menakjubkan ini dalam sebuah makalah yang diterbitkan di Nature Communications.

Tujuan dari dibuatnya kamera bahwa laut nirkabel ini adalah demi membantu menjelajahi wilayah lautan yang tidak diketahui dan yang sulit dijelajahi.

Kamera ini, memperoleh energi menggunakan transduser yang terbuat dari bahan piezoelektrik, ditempatkan di sekitaran bagian luar untuk mengubah energi mekanik gelombang suara yang merambat melalui air menjadi energi listrik.

Gelombang suara itu, bisa datang dari sumber mana saja, seperti kapal yang lewat atau biota laut. Kamera menyimpan energi yang telah dimuat hingga cukup untuk memberi daya pada elektronik yang memotret foto dan mengkomunikasikan data.

Kamera ini, mampu menangkap gambar berwarna bahkan di lingkungan bawah air yang gelap dan mentransmisikannya secara nirkabel melalui air.

Kamera yang dikembangkan oleh MIT bisa menjadi langkah besar dalam mengatasi masalah eksplorasi bawah laut yang luas.

Menariknya, kamera dapat beroperasi selama berminggu-minggu, memungkinkan para peneliti mencari bagian terpencil laut untuk meningkatkan peluang menemukan spesies baru.

Selain itu, dapat digunakan untuk menangkap gambar polusi laut atau memantau kesehatan dan pertumbuhan ikan yang dipelihara di peternakan akuakultur.

Setelah mendemonstrasikan prototipe yang berfungsi, para peneliti berencana untuk meningkatkan perangkat sehingga praktis untuk diterapkan dalam pengaturan dunia nyata.

Tim ilmuwan ingin meningkatkan memori kamera agar dapat mengambil foto dalam keadaan langsung (real-time), atau bahkan merekam video di bawah air. Mereka juga ingin memperluas jangkauan kamera.

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini