Share

Mengenal Satelit LAPAN-A2 yang Sudah Mengorbit 7 Tahun

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Sabtu 01 Oktober 2022 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 01 56 2678675 mengenal-satelit-lapan-a2-yang-sudah-mengorbit-7-tahun-XrTx795g8S.jpeg Mengenal satelit LAPAN-A2 yang sudah mengorbit 7 tahun (Foto: LAPAN)

Baik Voice Repeater (VR) maupun Automatic Packet Reporting System (APRS), kedua muatan ini dapat membantu proses komunikasi darurat di daerah bencana ketika komunikasi terestrial terputus.

Melalui muatan VR, satelit LAPAN-A2 dapat digunakan para amatir radio dalam mengirimkan pesan suara menggunakan Handheld Transceiver (HT) dan antena sederhana. Selama 7 tahun, muatan VR telah diaktifkan selama 1348 jam.

Sementara melalui muatan APRS, operator satelit dapat mengirimkan pesan singkat dalam bentuk teks kepada para amatir radio.

Selain itu, data lain yang dapat dikirimkan dapat berupa gambar. Hingga 28 September 2022, muatan APRS telah diaktifkan selama 3619 jam.

Satelit LAPAN-A2/LAPAN-ORARI juga dapat melakukan pemantauan area maritim Indonesia.

Melalui Automatic Identification System (AIS) satelit LAPAN-A2 dapat memantau pergerakan kapal laut di sekitar garis khatulistiwa, hingga saat ini telah terkumpul 354 juta data pemantauan pergerakan kapal laut.

Diketahui, satelit LAPAN-A2 mengorbit di ketinggian 630 kilometer di atas permukaan Bumi. Dengan orbit ekuatorial, satelit LAPAN-A2 dapat melintasi wilayah Indonesia sebanyak 14 kali sehari.

Hal ini, memungkinkan operator untuk lebih sering memantau kondisi satelit dan menjalankan misi.

Satelit LAPAN-A2 adalah satelit pertama yang 100 persen diproduksi di Indonesia oleh anak bangsa. Rancang bangun satelit ini dilakukan di Pusat Riset Teknologi Satelit, Bogor. Berbeda dengan pendahulunya, satelit LAPAN-A1/LAPAN-Tubsat diproduksi di Berlin, Jerman.

Baca Juga: Rayakan Satu Tahun, BuddyKu Fest Hadirkan Sesi Media Challenges

Follow Berita Okezone di Google News

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini