Share

Ingin Anak Tumbuh Cerdas? Batasi Penggunaan Gadget hingga 1 Jam Sehari

Tangguh Yudha, Jurnalis · Selasa 04 Oktober 2022 14:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 56 2680368 ingin-anak-tumbuh-cerdas-batasi-penggunaan-gadget-hingga-1-jam-sehari-SO8hOrjNuS.JPG Ingin anak tumbuh cerdas? Batasi penggunaan gadget hingga 1 jam sehari (Foto: Shutterstock/Steve Heap)

JAKARTA - Perkembangan otak seorang anak bisa terpicu dengan bermain gawai (gadget) kurang dari satu jam sehari. Para peneliti di mengatakan ada aktivitas lain yang jauh lebih bisa meningkatkan kecerdasan mereka dari sekadar penggunaan gadget.

Kegiatan yang dimaksud adalah dengan melibatkan anak dalam permainan tradisional setidaknya 15 menit sehari. Para peneliti menyebut anak berusia dua tahun yang membatasi waktu main gadget 60 menit dan terlibat dalam permainan tradisional memiliki skor yang lebih tinggi.

Dilansir dari Daily Mail, Selasa (4/10/2022), mereka lebih unggul dari rekan sebayanya untuk memori, rentang perhatian, pengambilan keputusan dan kemampuan multi-tasking.

Peneliti memperkirakan bahwa bermain di luar atau dengan mainan tradisional dapat membanjiri otak dengan darah, meningkatkan pembuluh darah dan memperkuat koneksi neuron, memungkinkan anak-anak untuk lebih mudah mendapatkan perkembangan kognitif.

Menatap elektronik, di sisi lain, tidak merangsang otak, dan diyakini menipiskan korteks otak, yang mengatur pemikiran dan penalaran kritis.

Anak-anak yang menghabiskan berjam-jam menatap layar mungkin berisiko lebih tinggi mengalami obesitas, tingkat percaya diri yang rendah, dan masalah defisit perhatian.

Dalam studi terbaru, para peneliti dari University of Illinois Urbana-Champaign melihat data pada 356 balita di seluruh AS. Orang tua melaporkan aktivitas fisik anak-anak mereka setiap hari dan mencatat waktu layar dan diet mereka melalui survei satu kali.

Mereka juga diminta untuk menilai memori anak mereka, kemampuan untuk merencanakan dan mengatur pikiran mereka, mengelola respons emosional mereka, menahan diri dari perilaku impulsif, dan bertukar tugas.

Balita yang menggunakan elektronik kurang dari satu jam sehari secara signifikan lebih baik dalam mengingat informasi, mengendalikan impuls, dan memiliki fungsi eksekutif yang lebih besar secara keseluruhan.

Sedangkan, anak-anak yang lebih aktif secara fisik setidaknya selama 15 menit sehari mendapat skor lebih tinggi untuk daya ingat.

"Balita adalah periode sensitif perkembangan kognitif dan pertumbuhan otak yang cepat, yang berarti faktor-faktor seperti makanan, olahraga, dan waktu layar memainkan peran kunci," kata para peneliti Illinois.

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini