Share

Air Laut Jadi Panas Pertanda Kiamat Menurut Alquran, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Ahmad Muhajir, Jurnalis · Selasa 25 Oktober 2022 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 24 56 2693571 air-laut-jadi-panas-pertanda-kiamat-menurut-alquran-begini-penjelasan-ilmiahnya-DRAhooMvoT.jpg Air laut jadi panas pertanda kiamat menurut Alquran, begini penjelasan ilmiahnya (Foto: Unsplash)

JAKARTA - Persoalan laut beserta kehidupan di dalamnya tercantum di Alquran, termasuk nasibnya saat kiamat nanti. Seluruh airnya memanas, tidak ada yang bisa mengembalikannya seperti semula.

Lantas, apa maksud laut akan memanas di hari kiamat nanti? Padahal airnya terbentang sangat luas, dan tetesan airnya pun tidak pernah terhitung.

Dikutip dari 'Buku Pintar Sains Dalam Alquran Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah' karya Dr Nadiah Thayyarah, terdapat salah satu ayat di dalam Alquran yang menegaskan bahwa kelak air laut akan memanas. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

ูˆูŽูฑู„ู’ุจูŽุญู’ุฑู ูฑู„ู’ู…ูŽุณู’ุฌููˆุฑู

Wal-bahril-masjur

Artinya: "Dan laut yang di dalam tanahnya ada api." (QS At Tur: 6)

Ayat tersebut menjelaskan Allah Subhanahu wa ta'ala telah bersumpah atas nama laut yang masjur. Kata masjur dalam bahasa Arab berarti sesuatu yang dinyalakan sehingga menjadi panas.

Kemudian hal itu terbukti secara ilmiah, suatu hari nanti gunung-gunung berapi akan muncul dari dasar lautan dan memuntahkan lavanya.

Palung-palung yang kedalamannya sekira 65โ€“150 kilometer yang berada di dasar laut dan samudera merupakan salah satu anugerah Allah Azza wa jalla kepada umat manusia.

Follow Berita Okezone di Google News

Lalu, palung-palung tersebut di seluruh dasar laut dan samudera akan terpanaskan, karena bebatuan magma panas terdorong keluar dari perut Bumi.

Air yang begitu banyak tidak akan bisa memadamkannya, sementara bara yang sedemikian panas itu lebih dari 1.000 derajat Celsius pun tidak mampu menguapkan air laut.

Jutaan ton bebatuan magma yang keluar dari perut Bumi akan memanaskan dasar laut, dan samudera. Fenomena ini diketahui para ilmuwan sejak akhir tahun 1960-an.

Para ilmuan juga menyebutkan bahwa gunung berapi yang terdapat di dasar lautan lebih aktif dan lebรฌh banyak daripada gunung berapi yang ada di atas daratan.

Gunung-gunung berapi yang ada di dasar lautan itu akan memuntahan jutaan ton bebatuan magma. Gunung-gunung tersebut terdorong ke permukaan dasar laut melalui palung-palung yang ada di dasar lautan, dan naik mendekati permukaan air.

Jika ia berhasil naik ke permukaan laut, maka akan membentuk pulau vulkanik, seperti Kepulauan Jepang, Indonesia, Filipina, dan Hawaii. Terbukti sudah secara ilmiah, ada gunung-gunung berapi yang muncul dari dasar laut dan mampu memuntahkan lava.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini