Share

Tips Jaga Kesehatan Mental dengan Detoks Media Sosial

Maryam Nurfauziah, Jurnalis · Jum'at 28 Oktober 2022 12:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 28 57 2696204 tips-jaga-kesehatan-mental-dengan-detoks-media-sosial-7SHHLjjSJj.jpg Tips jaga kesehatan mental dengan detoks media sosial (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Ada tips untuk menjaga kesehatan mental dengan mendetoksifikasi diri Anda dari media sosial, terlebih jika terus-menerus memeriksa notifikasi terbaru atau kerap memeriksa ponsel ketika pertama kali bangun di pagi hari.

Tidak dapat dipungkiri, media sosial telah menjadi bagian besar dari kehidupan modern. Namun, Anda mungkin sering merasakan cemas, lelah, atau tidak puas saat menghabiskan waktu berjam-jam untuk membuka media sosial.

Diolah dari keterangan resmi Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo), Jumat (28/10/2022), berikut beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan untuk detoks digital.

1. Mematikan notifikasi media sosial.

2. Mengambil waktu istirahat tanpa gadget.

3. Mengunduh aplikasi hanya jika diperlukan.

4. Menyalakan notifikasi hanya untuk WhatsApp grup yang penting.

5. Berhenti berlangganan newsletter e-mail yang tidak terlalu penting.

6. Memperkaya informasi dengan membaca buku dibanding scrolling media sosial.

Ingatlah, waktu yang kita habiskan untuk terpaku pada ponsel atau komputer dapat mengubah persepsi kita tentang kenyataan.

Dengan membatasi atau mendetoksifikasi diri Anda dari efek media sosial, Anda akan menemukan diri Anda dengan pikiran yang lebih jernih dan memiliki energi baru untuk mengatasi apa yang paling penting bagi Anda.

Karena pada kenyataanya, lebih fokus pada apa yang ada di depan, Anda dapat hidup lebih penuh perhatian dan bebas dari kecemasan yang sering terjadi saat Anda merasa keluar dari apa yang Anda harapkan di media sosial.

Selain itu, terdapat alasan ilmiah di balik kebiasaan media sosial yang tidak sehat. Waktu yang kita habiskan untuk online memengaruhi sistem dopamin di otak kita. Ini adalah sistem yang dirangsang saat Anda memeriksa pesan baru atau mendengar bunyi notifikasi.

Rangsangan tidak terduga ini memberi Anda kesenangan jangka pendek, membuat Anda ketagihan dan ingin memeriksa kembali untuk melihat apa yang baru sepanjang hari.

Bahkan selama detoks digital ini berlangsung, Anda bisa mengisi waktu dengan kegitan yang lebih positif seperti membaca buku, olahraga, liburan, atau bersosialisasi dengan orang yang ada di sekitar untuk menyerap energi positif dari mereka yang sudah pasti ada di kehidupan nyata.

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini