Share

Studi Baru Ungkap Kawanan Serangga Bisa Hasilkan Listrik

Tangguh Yudha, Jurnalis · Selasa 01 November 2022 17:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 01 56 2698805 studi-baru-ungkap-kawanan-serangga-bisa-hasilkan-listrik-qNdKz2IMT4.jpg Studi baru ungkap kawanan serangga bisa hasilkan listrik (Foto: iStock)

JAKARTA - Sebuah studi baru yang diterbitkan di iScience menunjukkan, listrik bisa dihasilkan secara alami oleh serangga yang berkerumun, mulai dari lebah madu hingga belalang. Mereka mampu menghasilkan muatan listrik atmosfer.

Ellard Hunting, ahli biologi di University of Bristol di Inggris mengatakan, menarik untuk memahami bagaimana listrik atmosfer memengaruhi biologi. Ia dan timnya lantas mengukur perubahan kekuatan muatan listrik dari kawanan lebah madu.

"Ketika gerombolan lebah madu melewati sensor, terjadi peningkatan tegangan rata-rata 100 volt per meter. Semakin padat kawanan serangga, semakin besar muatan yang dihasilkan," kata Hunting dikutip dari Science News, Selasa (1/11/2022).

Ini mengilhami tim untuk berpikir tentang kawanan serangga yang lebih besar, seperti gerombolan belalang dalam Alkitab yang menjangkiti Mesir pada zaman kuno.

Tim mengukur muatan individu belalang gurun (Schistocerca gregaria) saat mereka terbang di terowongan angin yang ditenagai oleh kipas komputer. Kemudian mengambil data kepadatan belalang dari penelitian lain.

Setelah itu, tim kemudian menggunakan simulasi komputer berdasarkan data kawanan lebah madu untuk meningkatkan pengukuran belalang tunggal ini menjadi perkiraan muatan listrik untuk seluruh kawanan belalang.

Dari sini terungkap bahwa sekelompok belalang dapat menghasilkan listrik per meter setara dengan awan badai. Meski demikian, tidak mampu mencapai kepadatan yang dibutuhkan untuk menghasilkan petir seperti awan badai.

Joseph Dwyer, seorang fisikawan di University of New Hampshire di Durham yang tidak terlibat dalam penelitian ini mengungkapkan kehadiran gerombolan serangga tetap dapat mengancam orang atau merusak properti.

"Jika Anda memiliki sesuatu yang mengacaukan pengukuran medan listrik kami, itu dapat menyebabkan alarm palsu atau itu bisa membuat Anda melewatkan sesuatu yang sebenarnya penting," jelas Dwyer.

Sementara efek penuh yang dimiliki serangga dan hewan lain pada listrik atmosfer masih harus disimpulkan, Dwyer mengatakan hasil ini adalah "pandangan pertama yang menarik" ke dalam fenomena tersebut.

Di sisi lain, Hunting mengatakan langkah awal menuju bidang penelitian baru yang menarik ini menunjukkan bahwa bekerja dengan para ilmuwan dari berbagai bidang dapat memicu temuan yang mengejutkan.

“Menjadi benar-benar interdisipliner memungkinkan momen-momen kebetulan semacam ini," pungkas Hunting.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini