Share

5 Aplikasi Pengganti Google Chrome untuk Android

Tangguh Yudha, Jurnalis · Selasa 01 November 2022 18:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 01 57 2698868 5-aplikasi-pengganti-google-chrome-untuk-android-WalhGCyocU.JPG 5 aplikasi pengganti Google Chrome untuk Android (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Sebanyak 59,72% orang mengakses internet dari perangkat smartphone di sepanjang tahun 2021, menurut data Statista. Dan, ada hampir 5 miliar pengguna internet seluler aktif di seluruh dunia.

Angka-angka ini menunjukkan satu hal, yakni bahwa orang lebih cenderung menjelajahi web dari smartphone. Menjadikan browser sebagai kebutuhan pokok untuk setiap perangkat seluler.

Saat ini setiap smartphone sudah dilengkapi dengan browser bawaan. Untuk smartphone Android dapat dipastikan memiliki browser Google Chrome, yang sayangnya tidak disukai sejumlah pengguna.

Bagi yang ingin mencari alternatif Google Chrome untuk perangkat Android, berikut ini adalah daftarnya, seperti dihimpun dari SlashGear, Selasa (1/11/2022).

1. Firefox

Firefox menjadi salah satu browser Android terbaik di tahun 2022, dibuktikan dengan lebih dari 100 juta unduhan dan 4,69 juta ulasan di Google Play Store. Apa yang menjadikannya opsi teratas adalah penekanannya pada privasi.

Ini telah menjadi prioritas utamanya sejak versi satu di awal 2000-an. Firefox mampu memblokir tidak kurang dari 2000 cookie pelacakan pihak ketiga, skrip penambangan cypto, dan pelacak sosial untuk mengakses data berharga.

Firefox seluler juga dilengkapi dengan add-on bawaan, tidak seperti Chrome yang aplikasi selulernya tidak mendukung ekstensi. Satu-satunya kelemahan di browser Firefox ini adalah terkadang terasa lambat dan sulit memuat ulang halaman.

2. Vivaldi

Meskipun Vivaldi didasarkan pada kode Chromium open-source seperti Google Chrome, ia menawarkan pengalaman yang sama sekali berbeda. Vivaldi hadir dengan tampilan dan penyesuaian unik, yang memungkinkan Anda mengubah tampilan halaman web.

Anda memiliki tumpukan tab dua tingkat untuk pengalaman menjelajah yang mulus, opsi untuk memposisikan tab dan bilah alamat Anda di bagian atas atau bawah dan kemampuan untuk memilih antara tema dan mode terang atau gelap.

Ada juga fitur lain yang dapat dinikmati pengguna, mulai dari kemudahan untuk bberalih antara mesin pencari yang berbeda hanya dengan mengklik bilah pencarian hingga game arcade yang bisa dimainkan secara langsung.

3. Brave

Diluncurkan tahun 2019 lalu, Brave sekarang telah memiliki lebih dari 100 juta unduhan di Google Play Store. Di antara yang menarik dari aplikasi ini adalah VPN bawaan dan kemampuan memblokir iklan yang sangat mengganggu.

Brave juga memiliki dompet kripto sendiri, Brave Wallet, tempat Anda dapat menyimpan dan melacak aset kripto Anda. Hal lain yang membuat Brave menonjol dari para pesaingnya adalah cara uniknya menangani iklan bertarget.

Alih-alih membombardir Anda dengan iklan, Brave sebenarnya memungkinkan Anda memutuskan apakah akan melihat atau memblokirnya. Jika Anda memilih untuk melihat iklan, maka akan mendapat poin yang bisa ditukar dengan hadiah.

4. Tor

Awalnya dirilis tahun 2018 lalu, Tor hadir dengan segala macam trik privasi untuk memungkinkan Anda menjelajah internet dengan bebas dan aman. Di bagian atas daftar adalah enkripsi berlapis-lapis, memungkinkan Anda untuk tetap anonim saat menjelajahi web.

Browser yang satu ini juga memblokir pelacak pihak ketiga dan iklan yang mengganggu, menyembunyikan data berharga dari orang-orang yang menonton koneksi Anda, dan memungkinkan Anda mengakses situs yang awalnya diblokir oleh layanan internet lokal Anda.

Terlepas dari fitur-fitur bagus ini, antarmuka browser terlihat bersih dan minimal, tidak seperti browser seluler lainnya dengan halaman beranda yang berantakan. Tor tidak diragukan lagi adalah aplikasi hebat untuk melindungi data pribadi.

5. Opera

Telah ada selama hampir tiga dekade, Opera dilengkapi dengan pemblokir iklan yang tidak hanya sekedar menghentikaniklan saja tetapi juga menghilangkan sebagian besar cookie dan dialog privasi.

Fitur lain yang patut diperhatikan adalah VPN bawaan, memungkinkan Anda meningkatkan anonimitas secara online tanpa harus mengunduh aplikasi terpisah. Selain itu, Opera memiliki fitur hemat data yang tidak dimiliki sebagian besar browser seluler.

Ini sangat berguna untuk mempercepat pengalaman browsing Anda saat menggunakan paket data terbatas atau koneksi internet lambat. Terlepas dari fitur-fitur berguna tersebutt, kelemahan Opera adalah terbatasnya aplikasi eksternal yang terbuka secara otomatis melalui tautan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini