Share

Cerita Kiralev yang Terdampar di Luar Angkasa Selama Lebih dari 300 Hari

Tangguh Yudha, Jurnalis · Jum'at 04 November 2022 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 04 56 2700840 cerita-kiralev-yang-terdampar-di-luar-angkasa-selama-lebih-dari-300-hari-r7gFfnG7NY.jpg Cerita Kiralev yang terdampar di luar angkasa selama lebih dari 300 hari (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Sergei Krikalev tercatat dalam sejarah sebagai 'warga Uni Soviet terakhir'. Kisahnya bermula pada 18 Mei 1991, dia meninggalkan bumi dengan menggunakan pesawat luar angkasa Soyuz.

Bersama kosmonaut lain dari Soviet, Anatoly Artsebarsky, dan astronaut Inggris, Helen Sharman, ia menjalankan misi selama lima bulan di Stasiun Ruang Angkasa MIR untuk mengorbit bumi.

Peluncuran roket dilakukan dari Kosmodrom Baikonur yang legendaris di Kazakhstan. Kala itu, Stasiun Ruang Angkasa MIR merupakan simbol kekuatan Soviet dalam hal eksplorasi antariksa.

Perjalanan Krikalev mulus di luar angkasa, apalagi ia terbilang rutin melakukan sejumlah perbaikan di MIR. Lain hal di Bumi, Uni Soviet hancur berantakan.

Misi yang awalnya berjalan lancar menjadi sebuah ketidakpastian. Krikalev selama berbulan-bulan harus melayang-layang di luar angkasa dua kali lebih lama dari yang direncanakan.

Cathleen Lewis, sejarawan yang meneliti program luar angkasa di Museum Dirgantara dan Luar Angkasa Nasional Smithsonian di Washington DC, Amerika Serikat mengungkapkan, selama misi panjangnya di MIR, Krikalev kerap mengoperasikan radio untuk berbincang dengan warga biasa yang menemukan frekuensinya dari Bumi.

"Dengan cara itu, dia menjalin hubungan informal dengan orang-orang di seluruh dunia," ujar Lewis seperti dikutip BBC.

Meski, Krikalev bukan orang satu-satunya yang berada di MIR, tapi hanya dia yang bicara dengan radio sepanjang waktu. Bahkan, sekarang hanya dia juga menjadi tokoh publik meski ada kosmonut lainnya.

Menjalankan Tugas

Meski bukan hal yang mudah, Krikalev menerima misi untuk memperpanjang masa tinggalnya di luar angkasa.

"Apakah saya akan memiliki cukup kekuatan, dapatkah saya menjalani misi yang lebih panjang? Saya pun punya keraguan," kata kosmonaut tersebut.

Krikalev dan Volkov sebenarnya bisa saja pulang ke Bumi kapan saja. Namun, ini berarti mereka akan meninggalkan stasiun MIR tanpa awak.

"Ada masalah birokrasi," tukas Lewis.

Baca Juga: Rayakan Satu Tahun, BuddyKu Fest Hadirkan Sesi Media Challenges

Follow Berita Okezone di Google News

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini