Share

Peta Baru Ungkap Jejak Samudera Kuno di Mars

Angeltika Clara Sinaga, Jurnalis · Sabtu 05 November 2022 18:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 04 56 2701204 peta-baru-ungkap-jejak-samudera-kuno-di-mars-YntVT6qQxu.jpg Peta baru ungkap jejak samudera kuno di Mars (Foto: Unsplash/Futurism)

JAKARTA - Peta topografi yang baru-baru ini dirilis mengungkap bukti terbaru, di mana terlihat penampakan samudera utara kuno di Mars. Adanya penemuan ini, kembali mencuat perdebatan lama tentang kemungkinan planet Mars memiliki laut.

Dilansir dari Phys, Sabtu (5/11/2022), dalam peta tersebut diungkapkan bahwa planet merah pernah mengalami kenaikan permukaan laut yang konsisten dengan iklim hangat dan basah, bukan lanskap yang kering membeku seperti yang terjadi saat ini.

Bukti temuan ini, diidentifikasi melalui citra satelit dari permukaan Mars. Ketika gambar-gambar ini ditangkap dari sudut-sudut yang berbeda, terciptalah peta relief dari permukaan planet Mars tersebut.

“Apa yang langsung terlintas dalam pikiran yang paling signifikan adalah keberadaan lautan sebesar ini berarti potensi kehidupan yang lebih tinggi,” kata Benjamin Cardenas, penulis utama studi yang baru ini diterbitkan dalam Jurnal Penelitian Geofisika: Planet.

Dengan adanya temuan ini, kita jadi tahu tentang iklim purba dan evolusinya. Pasti ada periode ketika suhu cukup hangat dan atmosfernya cukup tebal untuk mendukung air menjadi cair sebanyak itu pada satu waktu.

Sebelumnya, terdapat perdebatan dalam komunitas ilmiah mengenai apakah Mars memiliki lautan di belahan Bumi utara yang berelevasi rendah.

Dengan menggunakan data topografi yang didapatkan, tim peneliti mampu menunjukkan bukt definitif garis pantai berusia 3,5 miliar tahun.

Dengan akumulasi sedimen yang substansial, setidaknya setebal 900 meter yang menutupi ratusan ribu kilometer persegi. Tampaknya diukir oleh sungai yang menunjukkan bahwa kemungkinan besar delta sungai yang terkikis atau sabuk saluran yang diukir di dasar laut.

“Di Bumi kami memetakan sejarah saluran air dengan melihat sedimen yang diendapkan dari waktu ke waktu yang disebut stratigrafi. Metode ini kami gunakan juga di Mars,” jelas Cardenas.

Para peneliti melihat ada banyak tanda-tanda bahwa kemungkinan air pernah melimpah di planet Mars. Akibat hal inilah penelitian masih terus berlanjut untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang asal munculnya air itu dan apa penyebabnya.

Oleh karena itu, untuk mengungkap adanya kehidupan di Mars, yaitu jejak samudera yang ada di Mars, tim menggunakan perangkat lunak yang dikembangkan oleh Survei Geologi Amerika Serikat untuk memetakan data dari NASA dan Mars Orbiter Laser Altimeter.

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini