Share

Penemuan Hutan Bawah Laut Berkat Hiu yang Dipasang Kamera

Tangguh Yudha, Jurnalis · Rabu 09 November 2022 15:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 09 56 2704122 penemuan-hutan-bawah-laut-berkat-hiu-yang-dipasang-kamera-LixLT1vmLI.JPG Penemuan hutan bawah laut berkat hiu yang dipasang kamera (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Ada banyak misteri yang tersimpan di bawah laut. Para peneliti pun tidak henti-hentinya mencoba mengungkap satu per satu misteri tersebut, salah satunya adalah dengan mengandalkan ikan hiu macan.

Penelitian terbaru dilakukan dengan memasang kamera pada sirip punggung hiu macan. Yang mengejutkan adalah mereka berhasil menemukan hutan bawah laut yang luas, terbesar di dunia.

Dilansir dari Futurism, Rabu (9/11/2022), hutan bawah laut ini terdiri dari Lamun, tumbuhan yang dapat tumbuh dengan baik dalam lingkungan laut dangkal. Membentang 35.000 mil persegi melintasi dasar laut Karibia.

"Temuan ini menunjukkan seberapa jauh kita telah menjelajahi lautan, tidak hanya di kedalaman, tetapi bahkan di daerah dangkal," kata Carlos Duarte dari Universitas Sains dan Teknologi King Abdullah di Arab Saudi.

Lamun, tempat makan yang penting bagi hewan laut, juga dapat menyimpan karbon dalam jumlah besar. Para peniti pun mengatakan bahwa mempelajarinya sangat penting dalam memerangi perubahan iklim.

Ada banyak hal yang tidak kita ketahui tentang petak besar Lamun yang bersembunyi di bawah permukaan, termasuk berapa banyak area yang mereka tutupi, karena sulit dikenali menggunakan fotografi berbasis udara atau satelit.

Mengetahui keberadaan Lamun sangat penting dalam pemahaman kita tentang bagaimana perubahan iklim mempengaruhi dunia dan kehidupan laut. Bahkan, mengganggunya dapat menyebabkan sejumlah besar karbon dioksida dilepaskan, berkontribusi pada perubahan iklim.

"Lamun dan ekosistem lain seperti itu mungkin salah satu sekutu dan aset terbaik yang kita miliki dalam hal upaya alami untuk mengurangi dampak perubahan iklim," ungkap Oliver Shipley, ilmuwan peneliti senior di ilmu kelautan nirlaba Beneath the Waves.

Para peneliti sekarang berharap untuk menggunakan spesies mamalia lain untuk menjelajahi sudut lautan lain yang masih belum dijelajahi.Mereka akan membawa peneliti ke tempat-tempat baru yang tidak diketahui sebelumnya.

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini