Share

DPR Bakal Panggil Kominfo Buntut Persoalan Distribusi STB

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 12 November 2022 09:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 12 54 2706008 dpr-bakal-panggil-kominfo-buntut-persoalan-distribusi-stb-cWs7JRg7Yd.jpg DPR bakal panggil Kominfo buntut persoalan distribusi STB (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - DPR bakal memanggil pihak pemerintah, yakni Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), buntut persoalan distribusi set top box (STB).

Hal ini, disampaikan langsung oleh Anggota Komisi I DPR, Nurul Arifin, dalam sebuah diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Kamis (10/11/2022).

Nurul mengatakan, keputusan pemerintah mematikan siaran televisi (TV) analog (analog switch off/ASO) di Jabodetabek telah menyebabkan masyarakat yang tidak mampu bermigrasi ke siaran digital kehilangan hak untuk mengakses siaran televisi.

Menurutnya, hal tersebut terjadi karena bantuan STB gratis dari pemerintah belum merata, bahkan berpotensi tidak tepat sasaran.

“Jadi masalahnya saat ini distribusi STB itu belum merata, banyak yang tidak tepat sasaran. Tentunya ini yang menjadi fokus kami di DPR agar bagaimana dulu penyaluran STB ini merata di Jabodetabek setelah itu baru fokus pada daerah lainnya,”Kata Nurul.

Politisi Fraksi Partai Golkar ini menilai, harga STB juga banyak mengalami kenaikan sehingga sulit dijangkau oleh kalangan masyarakat.

"Akibatnya beberapa masyarakat yang menunggu STB gratis dari pemerintah, tetapi juga tidak punya uang untuk beli sendiri, jadi tidak bisa menikmati layanan televisi lagi," ungkapnya.

Atas dasar itu, dirinya menyampaikan bahwa Komisi I DPR nantinya akan memanggil Kominfo guna mendapat penjelasan mengenai permasalahan tersebut.

“Kita akan segera rapat dengan Kominfo untuk mendapatkan penjelasan mengenai permasalahan ini, bagaimana mau menjadi masyarakat 5.0 jika 4.0 saja belum tercapai dengan tepat,” papar dia.

Sebelumnya, Kominfo mengatakan, penghentian siaran TV Analog merupakan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Dalam keterangan resminya, Kominfo menyampaikan bahwa ada bantuan STB yang berasal dari Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) untuk Rumah Tangga Miskin Ekstrem (RTM).

"Bantuan STB hanya untuk RTM yang nama dan alamatnya tercantum dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial," ujar Kominfo.

Kemudian, Kominfo mengaku bahwa penerapan Analog Switch Off (ASO) di Jabodetabek terselenggara setelah hampir 100 persen RTM menerima bantuan STB dari komitmen LPS.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini