Share

TV Analog Disuntik Mati, Rakyat Kecil Menjerit, Nurul Arifin: Siapa Bermain di Bisnis STB? Telusuri!

Tim Okezone, Jurnalis · Minggu 13 November 2022 11:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 13 54 2706451 tv-analog-disuntik-mati-rakyat-kecil-menjerit-nurul-arifin-siapa-bermain-di-bisnis-stb-telusuri-BqtBqW1CAr.jpg Nurul Arifin komentar tentang Analog Switch Off (ASO). (foto: Instagram)

PEMERINTAH telah mematikan siaran TV analog dengan beralih ke siaran TV digital sejak 1 November 2022. Meski demikian, sejumlah pihak masih terus mengeluhkan keputusan pemerintah yang menerapkan analog switch off (ASO) atau menyuntik mati siaran TV analog tersebut.

Salah satunya disampaikan anggota DPR RI dari Komisi I, Nurul Arifin. Ia menyayangkan keputusan pemerintah yang menyuntik mati TV analog, namun tidak memberikan solusi di belakangnya. Meski berjanji akan membagikan 6 juta unit Set Top Box (STB), namun pembagian belum merata.

Belum lagi, ternyata di pasaran sudah banyak beredar STB. Padahal menurut Nurul, STB bantuan seharusnya dibagikan terlebih dahulu. Baru kemudian dijual. โ€œLogikanya nih, saya beli 300ribu kemarin. saya beli tiga, 350rb udah naik. Terus logikanya kalau barang ada di pasar yang menjadi pikiran saya. Seharusnya 6 juta itu dibagikan. Baru sisanya dijual. Ini barangnya masuk ke market. Rakyatnya teriak-teriak,โ€ jelas Nurul.

Selain itu, pembagian STB tak serta merta membuat masalah ASO ini selesai. Pasalnya, masih ada biaya yang harus ditanggung setelah STB itu dibagikan. Masyarakat harus menanggung biaya pemasangan yang tak sedikit.

โ€œ Harus ada biaya buat masang. Ada peralatan lain yang harus dilengkapi. Belum bayar orangnya. Itu gak dihitung. Jadi kelengkapan yang menurut saya ada yang sampai 1 juta atau yang berapa,โ€ ungkap Nurul.

Diketahui, sejak 2 November 2022 pemerintah memadamkan siaran televisi analog. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengatakan, penghentian siaran TV Analog merupakan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Ciptaker).

Kominfo menyampaikan, bahwa ada bantuan STB yang berasal dari Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) untuk Rumah Tangga Miskin Ekstrem (RTM).

"Bantuan STB hanya untuk RTM yang nama dan alamatnya tercantum dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial," ujar Kominfo dalam keterangannya.

Kominfo juga mengaku bahwa penerapan Analog Switch Off (ASO) di Jabodetabek terselenggara setelah hampir 100 persen RTM menerima bantuan STB dari komitmen LPS.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini