Share

FBI Pertimbangkan Gunakan Spyware Pegasus untuk Investigasi Kriminal

Tangguh Yudha, Jurnalis · Senin 14 November 2022 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 14 54 2707113 fbi-pertimbangkan-gunakan-spyware-pegasus-untuk-investigasi-kriminal-GDGy6K8qE0.jpg FBI pertimbangkan gunakan spyware pegasus untuk investigasi kriminal (Foto: PCMag)

JAKARTA - FBI kabarnya sedang mempertimbangkan untuk menggunakan spyware Pegasus dari NSO Group untuk membantu investigasi kriminal. Rencana ini, sebenarnya sudah dicanangkan akhir tahun 2020 dan awal 2021.

Disadur dari Engadget, Senin (14/11/2022), berdasarkan dokumen-dokumen yang beredar juga mengungkapkan bahwa FBI telah mengembangkan pedoman untuk jaksa federal yang merinci bagaimana penggunaan Pegasus oleh FBI perlu diungkapkan selama kasus pengadilan.

Sayangnya, tidak jelas apakah FBI telah mempertimbangkan untuk menggunakan spyware terhadap warga Amerika atau tidak. Yang jelas, awal tahun ini, The Times menemukan bahwa agensi tersebut telah menguji Phantom, versi Pegasus yang dapat menargetkan ponsel dengan nomor AS.

Pada Juli 2021, FBI akhirnya memutuskan untuk tidak menggunakan Pegasus dalam investigasi krimina. Itu adalah bulan yang sama ketika The Washington Post menerbitkan penyelidikan yang mengklaim bahwa perangkat lunak tersebut telah digunakan untuk mengkompromikan telepon dua wanita yang dekat dengan jurnalis Saudi yang terbunuh, Jamal Khashoggi.

Beberapa bulan kemudian, AS menempatkan pencipta Pegasus NSO Group di daftar entitas Departemen Perdagangan, sebuah sebutan yang mencegah perusahaan AS melakukan bisnis dengan perusahaan tersebut.

Terlepas dari keputusan untuk tidak menggunakan Pegasus, FBI mengindikasikan tetap terbuka untuk menggunakan spyware di masa mendatang.

"Hanya karena FBI pada akhirnya memutuskan untuk tidak menggunakan alat tersebut untuk mendukung investigasi kriminal, bukan berarti FBI tidak akan menguji, mengevaluasi, dan berpotensi menggunakan alat serupa lainnya untuk mendapatkan akses ke komunikasi terenkripsi yang digunakan oleh penjahat,โ€ kata sebuah pengarahan hukum yang diajukan oleh FBI.

Dokumen-dokumen tersebut tampaknya menyajikan gambaran yang berbeda tentang kepentingan agensi di Pegasus daripada yang dibagikan oleh Direktur FBI Chris Wray kepada Kongres selama sidang tertutup Desember lalu. Senator Ron Wyden mengatakan bahwa penggunaannya sangat terbatas.

"Jika maksud Anda apakah kami menggunakannya dalam penyelidikan kami untuk mengumpulkan atau menargetkan seseorang, jawabannya adalah - seperti yang saya yakin - tidak," kata Ron Wyden.

โ€œAlasan mengapa saya melakukan lindung nilai, dan saya ingin transparan, karena kami telah memperoleh beberapa alat mereka untuk penelitian dan pengembangan. Dengan kata lain, untuk mengetahui bagaimana orang jahat bisa menggunakannya, misalnya," tutupnya.

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini