Share

Ada Bahan Misterius yang Jauh Lebih Kuat dari Berlian, Apa itu?

Maryam Nurfauziah, Jurnalis · Selasa 15 November 2022 19:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 15 56 2708238 ada-bahan-misterius-yang-jauh-lebih-kuat-dari-berlian-apa-itu-m5Fjvvh1k2.jpg Ada bahan misterius yang jauh lebih kuat dari berlian, apa itu? (Foto: Reuters)

JAKARTA - Ternyata ada satu bahan misterius yang jauh lebih kuat dari berlian, bahkan tegolong super tipis. Tekanan dari pensil yang ditindih gajah pun tak mampu merusaknya.

Diolah dari kanal YouTube Kok Bisa?, Selasa (15/11/2022), bahan ini bukan datang dari meteor yang jatuh. Dia ini material buatan manusia terkuat sekaligus tertipis yang pernah kita temuin, namanya Grafena.

Tebalnya itu hanya setipis satu lembar atom, tetapi bayangkan benda setipis ini malah lebih keras dari berlian bahkan 200 kali lebih kuat daripada baja, dan bukan cuma super kuat, benda ini juga ringan, fleksibel, serts bisa menghantarkan listrik.

Maka jika pakai benda satu ini dijamin bisa berguna untuk banyak kebutuhan, bahkan dibilang bisa jadi bahan untuk membuat teknologi lift luar angkasa. Maka dari itu, tidak heran sang penemunya jadi auto dapet hadiah nobel.

Namun, sebenarnya apa yang bikin benda satu ini bisa super ajaib, terbuat dari apakah dia sebenarnya? Yang pasti pembuatan benda ini bukan di luar angkasa.

Bahan ini terbentuk dari material yang sama seperti yang ada di ujung pensil, yaitu karbon. Bedanya bahan ini tersusun dari lembaran atom yang bentuknya seperti sarang lebah.

Alasan kenapa dia punya kekuatan super tadi terletak di materi penyusunnya ini yang antar atomnya itu saling berikatan super erat, selain itu bisa membuat penghantar listrik menglir lancar.

Sejauh ini kedengarannya memang seperti material super. Tetapi, walaupun seperti itu, sayangnya bahan ini masih susah untuk dibuat dalam jumlah yang besar karena harga Grafena per ton sekitar Rp1-3 Miliar.

Walaupun bahan ini sudah super, nyatanya dia belum jadi yang nomor satu di alam semesta. Gelar nomor satu itu dipegang oleh pasta nuklir.

Ia terbentuk ketika sebuah bintang meledak, sehingga sisa sang bintang tertekan oleh gravitasinya ke dalam, akibatnya dari ukuran awal sebesar Matahari menjadi hanya selebar Kota Surabaya, dan inilah yang membuat inti dari sang bintang jadi 10 miliar kali lebih kuat dari baja.

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini