Share

FBI Tangkap Orang Rusia yang Kelola Perpustakaan Ebook Bajakan Terbesar di Dunia

Maryam Nurfauziah, Jurnalis · Senin 21 November 2022 18:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 21 54 2711864 fbi-tangkap-orang-rusia-yang-kelola-perpustakaan-ebook-bajakan-terbesar-di-dunia-6sDTmBz6YD.jpg FBI tangkap orang Rusia yang kelola perpustakaan ebook bajakan terbesar di dunia (Foto: Tangkapan Layar)

JAKARTA - FBI menangkap dan mendakwa dua orang Rusia karena melakukan tindakan melanggar hak cipta, mereka diduga terlibat dalam menyediakan ebook bajakan di Z-Library.

Diketahui, Z-Library telah ada sejak 2009, menyebut dirinya sebagai "perpustakaan ebook terbesar di dunia" sebelum pemerintah AS menutup situs tersebut awal bulan ini.

Menurut Departemen Kehakiman, kedua orang itu adalah Anton Napolsky dan Valeriia Ermakova, ditangkap di Argentina atas permintaan pemerintah AS pada 3 November 2022.

Selain pelanggaran hak cipta, keduanya juga menghadapi tuduhan pencucian uang dan penipuan daring. Pemerintah AS menutup dan menyita domain yang terkait dengan Z-Library pada saat penangkapan mereka, tetapi, seperti dicatat oleh Ars Technica, beberapa pengguna masih dapat mengakses situs tersebut di dark web

"Para terdakwa diduga telah mengoperasikan situs web itu selama lebih dari satu dekade, melanggar undang-undang hak cipta," kata Michael Driscoll, asisten direktur FBI, dikutip dari The Verge, Senin (21/11/2022).

Z-Library menampung lebih dari 11 juta judul ebook bajakan dan makalah akademik yang dapat diunduh dan dibaca pengguna secara gratis.

Selama bertahun-tahun, situs tersebut muncul sebagai sumber daya bagi siswa yang tidak mampu membeli buku teks kuliah yang mahal.

Berita penutupannya tersebar di media sosial awal bulan ini, dengan laporan dari Slate menyoroti dampaknya terhadap mahasiswa dan orang lain yang tidak mampu mengakses materi pendidikan.

Penangkapan Napolsky dan Ermakova terjadi tidak lama setelah Authors Guild, sebuah organisasi penulis yang mengadvokasi perlindungan hak cipta, mengajukan keluhan ke Kantor Perwakilan Dagang AS pada 7 Oktober 2022.

Keluhan tersebut, mengutip tren yang berkembang dari pengguna di TikTok yang mempromosikan Z-Library sebagai cara untuk mendapatkan buku secara gratis, dan mencatat bahwa tagar "zlibrary" memiliki lebih dari 19 juta tampilan di platform tersebut.

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini