Share

Penyu Raksasa Berhasil Ditemukan, Ukurannya hingga 4 Meter

Angeltika Clara Sinaga, Jurnalis · Senin 21 November 2022 17:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 21 56 2711833 penyu-raksasa-berhasil-ditemukan-ukurannya-hingga-4-meter-SpznknEovj.jpg Penyu raksasa berhasil ditemukan, ukurannya hingga 4 meter (Foto: ICRA)

JAKARTA - Fosil dari seekor penyu raksasa yang hidup di zaman prasejarah berhasil ditemukan oleh para tim ilmuwan dan arkeolog, lokasinya berada di lautan Spanyol.

Temuan ini, merupakan salah satu spesies penyu terbesar di dunia yang pernah ada dan menjadi bukti bahwa pernah ada penyu laut raksasa yang hidup di Bumi.

Dilansir dari IFLScience, Senin (21/11/2022), tubuh penyu diperkirakan membentang hingga hampir empat meter panjangnya. Diperkirakan juga bahwa spesies hewan ini hidup antara 83,6 juta hingga 72,1 juta tahun yang lalu.

Sebelumnya, pernah didokumentasikan penyu laut terbesar, yaitu Archelon. Ia merupakan oenyu yang punah sekitar akhir Zaman Kapur Akhir, di mana waktunya sekitar 666 juta tahun yang lalu.

Namun, tampaknya posisi Archelon sebagai penyu raksasa laut terbesar dan pernah berada di perairan Eropa digeser oleh temuan baru ini.

Spesies yang baru ditemukan ini diberi julukan Leviathanochelys aenigmatica. Para peneliti dan arkeolog menemukan sisa-sisa spesimen penyu baru raksasa ini di wilayah Cal Torrades, Spanyol Timur Laut.

Kata pertama dari namanya merujuk pada binatang laut dalam Alkitab Leviathan yang sebenarnya seekor ular laut, tetapi namanya mengacu pada ukuran L. aenigmatica yang epik. Sedangkan, bagian terakhir diambil dari kata benda Yunani, yaitu “ainigma” artinya teka-teki.

Hal itu, merujuk pada fitur anatomi aneh yang ditemukan pada panggul dan karapas (cangkang) spesies tersebut, dan ternyata berhubungan dengan sistem pernapasan unik pada penyu purba satu ini. Karakteristik inilah yang menunjukan bahwa Leviathanochelys mewakili sekelompok baru penyu laut.

“Penemuan chelonioid Leviathanochelys aenigmatica yang baru, raksasa, dan aneh dari endapan laut Campanian Tengah di Pyrenees Selatan, yang ukurannya menyaingi Archelon, menyoroti keanekaragaman penyu laut dan tentang bagaimana fenomena gigantisme dalam kelompok ini. juga terjadi di Eropa,” kata para penulis studi yang dipublikasikan di Scientific Reports.

Spesies ini berbeda dari penyu atau kura-kura lainnya, mereka diperkirakan hidup di Zaman Campanian, masa ketika permukaan laut naik membuat lautan merebut kembali wilayah pesisir. Sementara itu, binatang buas seperti Helicoprion dengan rahang gergaji spiral berkeliaran di lautan.

Temuan fosil penyu purba terbesar di Eropa ini juga menunjukan bahwa gigantisme penyu laut berkembang secara mandiri dalam garis keturunan yang berbeda di Amerika Utara dan Eropa. Diakui bahwa penemuan Leviathanochelus merupakan salah satu yang terbesar di seluruh dunia.

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini