Share

Bagaimana Helikopter Bisa Terbang Hanya dengan Baling-Baling? Begini Menurut Sains

Maryam Nurfauziah, Jurnalis · Jum'at 25 November 2022 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 56 2714306 bagaimana-helikopter-bisa-terbang-hanya-dengan-baling-baling-begini-menurut-sains-l0zzWPVIqJ.jpg Bagaimana helikopter bisa terbang hanya dengan baling-baling? Begini menurut sains (Foto: Dok. TNI AU)

JAKARTA - Helikopter bisa terbang berkat adanya baling-baling yang berputar dengan kecepatan tinggi, mengingat bebannya cukup besar, bagaimana hal itu bisa terjadi?

Diolah dari kanal YouTube Kok Bisa?, Jumat (25/11/2022), jawabannya karena bentuk baling-baling yang melengkung di atas dan rata di bawah.

Jadi, bentuk baling-baling yang seperti itu ternyata bisa menghasilkan gaya dorong ke atas yang cukup besar untuk mengangkat badan helikopter.

Dengan motor super kencang, baling-baling tersebut menyedot banyak udara dan tekanan udara yang tinggi, sehingga dengan begitu bisa mendorong helikopter dan bisa terbang.

Lantas, kenapa harus ada helikopter? Padahal sudah ada pesawat yang logikanya sama-sama bisa terbang ke angkasa.

Alasannya, meskipun cara kerjanya itu mirip, mereka punya fungsi yang berbeda. Kalau tadi helikopter butuh gaya dorong ke atas, pesawat itu justru butuh gaya dorong ke depan.

Maka dari itu, pesawat tidak bisa berputar atau maju mundur secara leluasa seperti helikopter. Jika pesawat melakukan hal itu, yang ada bisa jatuh ke bawah.

Dari sinilah yang membuat helikopter itu jadi kendaraan yang tidak perlu lintasan super panjang, ia bisa datang ke tempat super terpencil atau bahkan bisa menolong orang tenggelam di tengah laut.

Bicara soal helikopter, kita tidak bisa lepas dari orang Rusia yang ternyata sudah punya desain awal helikopter modern sejak tahun 1931. Seiring berjalannya waktu, helikopter sudah semakin canggih dan cepat.

Saat ini, dunia bahkan punya salah satu helikopter tercepat yang punya dua buah baling-baling otomatis yang bisa memberi gaya dorong lebih besar, bahkan ada juga yang sering dijadikan pengangkut barang berat untuk kebutuhan militer dan sipil.

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini