Share

Ilmuwan Temukan Kehidupan Misterius di Bawah Antartika, Apa Itu?

Nurul Amanah, Jurnalis · Jum'at 25 November 2022 12:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 56 2714614 ilmuwan-temukan-kehidupan-misterius-di-bawah-antartika-apa-itu-9W0HPwjl5h.JPG Ilmuwan temukan kehidupan misterius di bawah Antartika, apa itu? (Foto: Adobe Stock/Wayne)

JAKARTA - Antartika dikenal sebagai wilayah yang suhunya sangat rendah dengan permukaan yang membeku dan ditutupi oleh es. Namun, siapa sangka para ilmuwan menemukan ada kehidupan misterius di bawah permukaannya.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Frontiers in Marine Science, para ilmuwan menemukan dunia kehidupan yang sangat besar di bawah permukaan es Antartika yang bisa seluas 5 juta kilometer persegi.

Hal itu, ditemuan secara tidak sengaja di dasar laut, sekitar 900 meter dari permukaan lapisan es Antartika, dan membuat para ilmuwan kembali mengkaji ulang bagaimana makhluk-makhluk bisa bertahan hidup di berbagai kondisi di dunia.

Selama beberapa dekade, para ilmuwan telah mempelajari ganggang fotosintesis yang terbentuk di sekitar Antartika pada bulan-bulan musim panas, percaya bahwa itu hanya muncul ketika es mencair, memberi jalan bagi sinar Matahari untuk mencapai ganggang.

Diolah dari BGR, Jumat (25/11/2022), namun sekarang tampaknya ada sesuatu yang masif yang hidup di bawah Antartika bahkan ketika esnya tidak mencair.

Penelitian menunjukkan bahwa mungkin masih ada sejumlah besar alga yang hidup secara permanen di bawah es yang menutupi benua. Pada dasarnya, itu akan menempatkan dunia besar yang hidup di bawah es Antartika, yang disebut cukup "gila" untuk dipikirkan.

Selama beberapa dekade, para ilmuwan percaya bahwa tidak ada yang bisa hidup di bawah permukaan beku Antartika. Dengan demikian, kemungkinan penemuan ini menantang semua yang kita ketahui tentang wilayah dunia itu.

Dan, dengan lebih banyak penelitian, besar kemungkinan akan ditemukan lebih banyak lagi yang hidup di bawah Antartika.

Anjing laut, penguin, dan hewan lain yang menyesuaikan diri dengan wilayah itu masih bertahan di sini, tetapi fakta bahwa kehidupan lain mungkin cukup mengesankan, terutama mengingat seberapa sering ganggang dan plankton bergantung pada energi dari Matahari untuk berkembang.

Keyakinan saat ini adalah bahwa lubang di lautan es selatan dapat memberikan sinar Matahari yang cukup untuk alga selama bulan-bulan yang lebih dingin dalam setahun.

Kendati demikian, perubahan iklim saat ini menimbulkan risiko besar pada lapisan es di Antartika.

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini