Share

Begini Cara Kerja Teknologi Offside Semi Otomatis di Piala Dunia 2022 Qatar

Tangguh Yudha, Jurnalis · Sabtu 26 November 2022 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 26 56 2715178 begini-cara-kerja-teknologi-offside-semi-otomatis-di-piala-dunia-2022-qatar-6aJcNHZwpf.jpg Begini cara kerja teknologi offside semi otomatis di Piala Dunia 2022 Qatar (Foto: FIFA)

JAKARTA - Gelaran Piala Dunia Qatar 2022 menyajikan banyak hal yang menarik. Salah satunya adalah teknologi offside semi-otomatis yang memungkinkan ofisial di lapangan membuat keputusan offside lebih cepat dan lebih akurat.

Lantas bagaimana cara kerja teknologi offside semi otomatis ini? Untuk menjawabnya, simak ulasan berikut, sebagaimana dilansir dari laman resmi FIFA, Sabtu (26/11/2022).

Teknologi offside semi otomatis menggunakan 12 kamera pelacak khusus yang dipasang di bawah atap stadion untuk melacak bola dan hingga 29 titik data dari setiap pemain.

Teknologi akan melakukannya sebnyak 50 kali per detik dan menghitung posisi tepat mereka di lapangan. 29 poin data yang dikumpulkan mencakup semua anggota tubuh dan ekstremitas yang relevan untuk melakukan panggilan offside.

Untuk mendeteksi insiden offside yang ketat, sensor unit pengukuran inersia (IMU) juga ditempatkan di dalam bola. Sensor ini, diposisikan di tengah bola, mengirimkan data bola ke ruang operasi video 500 kali per detik, memungkinkan pendeteksian titik tendangan yang sangat tepat.

Dengan menggabungkan data pelacakan tungkai dan bola serta menerapkan kecerdasan buatan, teknologi baru ini memberikan peringatan offside otomatis kepada ofisial pertandingan video di dalam ruang operasi video setiap kali bola diterima oleh penyerang yang berada dalam posisi offside saat ini.

Sebelum memberi tahu wasit di lapangan, petugas video pertandingan memvalidasi keputusan yang diusulkan dengan secara manual memeriksa titik tendangan yang dipilih secara otomatis dan garis offside yang dibuat secara otomatis, yang didasarkan pada posisi kaki pemain yang dihitung.

Follow Berita Okezone di Google News

Proses ini terjadi dalam beberapa detik dan berarti keputusan offside dapat dibuat lebih cepat dan lebih akurat. Setelah keputusan dikonfirmasi oleh petugas video pertandingan dan wasit di lapangan, poin data posisi yang sama persis yang digunakan untuk membuat keputusan kemudian dibuat menjadi animasi 3D.

Saat bola dimainkan, animasi 3D ini, yang akan selalu menampilkan perspektif terbaik untuk situasi offside, kemudian akan ditampilkan di layar raksasa di stadion dan juga akan tersedia untuk mitra penyiaran FIFA.

Selama pertandingan, teknologi baru mampu mendukung ofisial pertandingan video dengan membantu mereka membuat keputusan offside yang lebih akurat dan lebih dapat direproduksi dalam periode waktu yang lebih singkat.

"Teknologi offside semi-otomatis merupakan evolusi dari sistem VAR yang telah diterapkan di seluruh dunia. Teknologi ini adalah puncak dari penelitian dan pengujian khusus selama tiga tahun untuk memberikan yang terbaik," kata Presiden FIFA Gianni Infantino.

"FIFA berkomitmen untuk memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan permainan sepak bola di semua level, dan penggunaan teknologi offside semi otomatis pada Piala Dunia FIFA 2022 adalah bukti yang paling jelas," lanjutnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini