Share

Kode Rahasia Peninggalan Kaisar Romawi Terpecahkan Setelah 500 Tahun

Tangguh Yudha, Jurnalis · Senin 28 November 2022 10:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 56 2716054 kode-rahasia-peninggalan-kaisar-romawi-terpecahkan-setelah-500-tahun-xSwLKqsDbx.JPG Kode rahasia peninggalan Kaisar Romawi terpecahkan setelah 500 tahun (Foto: Bibliotheque Stanislas de Nancy)

JAKARTA - Sebuah surat yang ditulis dengan kode rahasia oleh Charles V, mantan Raja Spanyol dan Kaisar Romawi Suci, akhirnya berhasil dipecahkan oleh para kriptografer setelah hampir lima abad.

Surat itu mengungkapkan, ada kekhawatiran dari sosok Charles tentang rencana pembunuhan terhadap dirinya. Ini ditulis pada Februari 1547, di tengah konflik yang sedang berlangsung yang melibatkan Prancis dan Spanyol.

Supaya tidak mudah diketahui oleh musuh, kaisar pun membuat pesan menggunakan kode rahasia yang bahkan sulit diurai oleh para ilmuwan Bletchley Park.

Guna mengungkap isi surat, kriptografer Cecile Pierrot, peneliti Inria di laboratorium penelitian LORIA, memindai surat setebal sepuluh halaman itu melalui analisis statistik menggunakan bahasa pemrograman komputer Python pada Desember 2021.

Namun, hasil awal menunjukkan bahwa perangkat lunak tersebut membutuhkan periode waktu yang lebih lama dari usia alam semesta untuk memecahkan kodenya.

Pierrot akhirnya meminta bantuan sejarawan Camille Desenclos, yang mengarahkannya ke surat-surat lain yang ditujukan kepada Jean de Saint-Mauris.

Dan untungnya, salah satu dokumen ini menyertakan kunci kasar kode yang ditulis di pinggirnya. Ini memungkinkan tim untuk menyatukan pesan pada Juni 2022, setelah berbulan-bulan melakukan analisis intensif dan secara berangsur kode tersebun pun terpecahkan.

Follow Berita Okezone di Google News

"Itu adalah pekerjaan yang melelahkan dan memakan waktu yang lama. Tetapi benar-benar ada terobosan yang terjadi dalam satu hari, di mana tiba-tiba kami memiliki hipotesis yang tepat,", kata Desenclos, dikutip dari IFL Science, Senin (28/11/2022).

Setelah memecahkan kode, para peneliti menemukan bahwa kaisar sangat prihatin dengan rumor bahwa pemimpin militer Italia, Pierre Strozzi, yang melayani Francis I, berencana untuk membunuhnya.

Kendati demikian, setelah diinstruksikan untuk menyelidiki situasinya, Saint-Mauris mengirim laporan kembali ke Charles pada bulan berikutnya menjelaskan bahwa rumor tersebut tidak benar.

Rincian lain yang termasuk dalam surat berkode mengungkapkan bahwa Charles V sangat ingin mempertahankan perdamaiannya yang rapuh dengan Francis I, setidaknya sampai dia dapat mengatasi pemberontakan Lutheran yang disebut Liga Schmalkaldic, yang mengancam kerajaannya.

Secara keseluruhan, Desenclos mengatakan potongan-potongan ini memberi para sejarawan potret tentang strategi Charles V di Eropa, dan menegaskan bahwa kemungkinan generasi saat ini akan membuat lebih banyak penemuan di tahun-tahun mendatang.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini