Share

Pernah Bayangkan Cara Astronot Pipis atau BAB di Luar Angkasa? Ini Jawabannya

Cita Zenitha, Jurnalis · Senin 28 November 2022 12:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 56 2716143 pernah-bayangkan-cara-astronot-pipis-atau-bab-di-luar-angkasa-ini-jawabannya-jvcdL1KIkW.JPG Pernah bayangkan cara astronot pipis atau BAB di luar angkasa? Ini jawabannya (Foto: NASA/HeroX)

JAKARTA - Pernah bayangkan cara astronot pipis atau BAB di luar angkasa? Untuk buang air di luar angkasa tentunya sangat rumit. Tetapi, astronot memiliki toilet khusus untuk menampung kotoran.

Misi membawa manusia keluar angkasa penuh tantangan. Tidak sedikit yang bertanya bagaimana cara membawa manusia ke Bulan dan bagaimana jika manusia ingin buang air.

NASA sudah memikirkan cara tersebut pada program militer U-2 misi luar angkasa pertama. Pilot pesawat luar angkasa terbang 21 ribu meter jauhnya dari Bumi.

Mereka mengenakan pakaian luar angkasa yang ketat. Dalam baju luar angkasa itu terdapat kateter yang disambungkan ke penis. Mereka mengira itu adalah solusi ideal, sampai NASA datang dengan solusi lebih baik.

Dirangkum dari berbagai sumber, NASA pertama kali merancang toilet luar angkasa pada tahun 2000. Sayangnya toilet luar angkasa hanya bisa digunakan oleh pria dan sangat sulit digunakan wanita.

Astronot harus buang air kecil sambil berdiri. Sedangkan untuk buang air besar, astronot harus mengikat pahanya dengan tali supaya dapat duduk di toilet.

Masuk tahun 2018, NASA menghabiskan dana USD 23 juta atau setara dengan Rp360 triliun untuk membuat toilet baru. Toilet vakum terbaru ini memiliki dua bagian, yaitu selang dengan corong untuk buang air kecil dan dudukan toilet untuk buang air besar.

Terdapat banyak sekali pegangan dalam toilet untuk mengatasi masalah gravitasi astronot ketika buang air. Astronot cukup mengarahkan corong ke arah organ saluran buang air kecil.

Untuk buang air besar, astronot cukup membuka tutup toilet dan duduk sama seperti toilet di Bumi. Secara otomatis toilet akan menyedot kotoran yang masuk ke dalamnya.

Lantas, ke mana perginya pipis dan BAB astronot? Urin 90% terdiri dari air. Karena berat dan memakan banyak ruang, urin akan didaur ulang menjadi air bersih dan air minum di pesawat luar angkasa.

Sedangkan, feses akan dimasukan kedalam kantong kedap udara. Kemudian, kantong-kantong tersebut akan dimasukan ke dalam kontainer kapal kargo dan dilepas ke bumi. Kontainer tersebut akan terbakar dan hilang dalam perjalanan menembus atmosfer Bumi.

Follow Berita Okezone di Google News

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini