Share

Mengejutkan, Arkeolog Temukan Mumi Berlidah Emas di Mesir

Angeltika Clara Sinaga, Jurnalis · Rabu 30 November 2022 09:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 56 2717581 mengejutkan-arkeolog-temukan-mumi-berlidah-emas-di-mesir-wLZ4Uqpxfz.JPG Arkeolog temukan mumi berlidah emas (Foto: ZME Science)

JAKARTA - Arkeolog menemukan kuburan kuno dengan beberapa mumi berlidah emas. Penemuan mengejutkan ini berlokasi di kompleks pemakaman kuno Qewaisna, Mesir.

Dilansir dari ZME Science, Rabu (30/11/2022), lokasi penemuan ini pertama kali ditemukan tahun 1989 dan terus diteliti sampai sekarang. Area tersebut diyakini merupakan sisa dari periode Ptolemeus dan Romawi sekitar tahun 300 Sebelum Masehi hingga 640 Masehi.

Situs kuno itu, memiliki tiga tingkat berbeda yang menunjukkan kebiasaan penguburan yang berbeda, kemungkinan besar hal ini karena berasal dari periode waktu yang berbeda pada zaman Mesir kuno.

Kepala Dewan Tertinggi Arkeologi Mesir, Mustafa Waziri, mengatakan bahwa mumi-mumi yang ditemukan itu berada dalam kondisi pelestarian yang buruk. Sebagian memiliki lidah emas, sementara yang lain ditutupi dengan lembaran emas tipis dan ditempatkan di peti mati kayu.

Ada juga yang dilapisi dengan emas pada tulang di bawah kain linen, serta temuan kepingan emas yang berbentuk bunga teratai dan kecoak, sejumlah ornamen pemakaman, lesung batu, dan tembikar yang kemungkinan digunakan orang Mesir kuno untuk pembalseman.

Menurut para peneliti, makna temuan lidah emas tersebut berkaitan dengan dewa-dewa Mesir kuno, yaitu Osiris dan Hades. Mereka mempercayai bahwa menghilangkan lidah mumi dan menggantikannya dengan benda emas agar arwahnya bisa berbicara dengan dewa di alam baka.

Osiris adalah dewa alam bawah tanah dan hakim kematian dalam mitologi Mesir. Ia merupakan salah satu dewa terpenting di zaman Mesir kuno sehingga para peneliti meyakini dengan mengganti lidah mumi adalah cara untuk membuat mumi berkomunikasi dengan Osiris tanpa menimbulkan suara.

Selain menemukan lidah emas, kepingan emas berbentuk bunga teratai dan kecoak juga memiliki simbol, di mana bunga-bunga tersebut memiliki arti simbol penciptaan dan kelahiran kembali di Mesir kuno. Sedangkan kecoak ditempatkan di sana untuk memastikan unsur dalam mumi digunakan untuk kemudian terlahir kembali.

Penemuan mumi berlidah emas sebenarnya cukup sering terjadi di Mesir. Salah satunya, pada Februari 2021, para arkeolog juga menemukan mumi sejenis di Taposiris Magna, pemakaman berusia 2.000 tahun di Mesir.

Namun, hingga saat ini para peneliti mengaku, penelitian terhadap temuan mumi berlidah emas ini masih perlu dilakukan lebih lanjut dan mendalam. Hal itu dikarenakan mereka tidak mengetahui seperti apa kehidupan dan ritual yang dilakukan di Mesir kuno.

Follow Berita Okezone di Google News

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini