Share

Ransomware Jenis Baru Berhasil Ditemukan, Sudah Tersebar di Seluruh Dunia

Tangguh Yudha, Jurnalis · Kamis 01 Desember 2022 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 54 2718547 ransomware-jenis-baru-berhasil-ditemukan-sudah-tersebar-di-seluruh-dunia-k1dOmNLgio.JPG Ransomware jenis baru berhasil ditemukan, sudah tersebar di seluruh dunia (Foto: Kaspersky)

JAKARTA - Ransomware jenis baru ditemukan para peneliti keamanan siber dari MalwareHunterTeam. Ransomware ini dengan cepat menjadi terkenal setelah grup hacker bernama Trigona menggunakannya.

Dalam beberapa bulan terakhir, ransomware berhasil menyusup dan mengenkripsi file sejumlah target, termasuk perusahaan real estate dan seluruh desa Jerman.

Disadur dari TechRadar, Kamis (1/12/2022), intensitas serangan pun terus meningkat, tersebar ke seluruh dunia. Sementara detail soal ransomware ini masih langka.

Para peneliti belum menentukan dengan tepat bagaimana Trigona mengkompromikan titik akhir di jaringan targetnya. Jumlah permintaan tebusan akibat serangan juga tidak diketahui.

Trigona kemungkinan besar menegosiasikan harga dengan para korbannya. Yang jelas uang tebusan harus dibayarkan di Monero. Pembayaran di Monero menurut MalwareHunterTeam dilakukan karena mata uang kripto berorientasi privasi yang transaksinya sangat sulit dilacak.

Karena itu, hacker dan penjahat dunia maya sangat menyukainya. Dikatakan juga bahwa para hacker akan mengekstraksi data ke lokasi ketiga dan kemudian mengancam bakal merilisnya jika permintaan tidak dipenuhi, meskipun hal ini belum diverifikasi. Saat ini, tidak ada negosiasi aktif.

Trigona menawarkan kepada para korbannya kemampuan untuk mendekripsi lima file 5MB, untuk menunjukkan bahwa dekripsinya sah dan beroperasi. Namun, peneliti memperingatkan agar setepat apapun filenya, jangan pernah membayar uang tebusan.

Membayar permintaan tidak menjamin pemulihan penuh baik akses jaringan maupun file, dan tidak menjamin bahwa perusahaan tidak akan diserang lagi. Selain itu, membayar permintaan hanya akan memotivasi para pelaku ancaman untuk melanjutkan operasi mereka.

Follow Berita Okezone di Google News

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini