Share

Jaringan 5G Digunakan 1 Miliar Orang, Pada 2028 Diprediksi Mendominasi

Tangguh Yudha, Jurnalis · Jum'at 02 Desember 2022 18:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 54 2719443 jaringan-5g-digunakan-1-miliar-orang-pada-2028-diprediksi-mendominasi-bYx6kbnDoU.jpg Jaringan 5G digunakan 1 miliar orang, pada 2028 diprediksi mendominasi (Foto: iStock)

JAKARTA - Riset terbaru dari Ericsson memperkirakan penggunaan jaringan internet 5G pada smartphone akan menyentuh angka satu miliar pada akhir tahun 2022. Pada 2028 mendatang, jumlahnya akan melampaui lima miliar.

Laporan Ericsson mengatakan, dalam kurun waktu sekitar 5 tahun lagi, jumlah pengguna 5G di smartphone akan mencapai lebih dari setengah (55%) dari semua langganan seluler. Perlahan tapi pasti, 5G mulai mendominasi.

Secara global, langganan 5G dilaporkan tumbuh sebesar 110 juta selama kuartal ketiga tahun 2022 hingga mencapai sekitar 870 juta. Negara-negara berkembang menjadi salah satu pendorong pertumbuhan terbesar.

China memiliki penambahan basis pengguna 5G terbanyak pada Q3 2022 dengan 15 juta, diikuti oleh Nigeria dengan lima juta, kemudian diikuti oleh Indonesia dengan empat juta pengguna, seperti dihimpun dari TechRadar, Jumat (2/12/2022).

Jaringan 5G sendiri telah diadopsi oleh banyak negara di seluruh dunia. Tetapi di pasar terdepan proporsi penggunanya jauh lebih besar, di Amerika Serikat misalnya, sudah mencapai 80% negara bagian.

Pada tahun 2028, diproyeksikan bahwa Amerika Utara akan memiliki penetrasi 5G tertinggi sebesar 91% dari populasi, diikuti oleh Eropa Barat sebesar 88%.

Adopsi 5G jauh melampaui apa yang dulu telah dimulai oleh 4G dalam jumlah waktu yang sama. Butuh tujuh tahun bagi 4G untuk mencapai satu miliar pelanggan pada 2016, setelah diluncurkan pada 2009.

Ericsson mengaitkan kinerja ini dengan maraknya peluncuran perangkat dari beberapa vendor, yang mungkin telah menyebabkan harga produk turun lebih cepat daripada kasus 4G, serta penerapan 5G awal yang besar di China.

Meskipun pertumbuhan 5G begitu cepat, permintaan untuk 4G masih sangat tinggi dan sehat. Langganannya terus meningkat sesuai laporan, tumbuh sebesar 41 juta selama Q3 2022 menjadi sekitar lima miliar.

Namun, langganan 4G diproyeksikan mencapai puncaknya pada 5,2 miliar pada akhir 2022, sebelum turun menjadi sekitar 3,6 miliar pada akhir 2028, saat pengguna smartphone mulai bermigrasi ke 5G.

Follow Berita Okezone di Google News

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini