Share

Berkedok Challenge TikTok, Hacker Bisa Curi Password dan Informasi Kartu Kredit

Tangguh Yudha, Jurnalis · Sabtu 03 Desember 2022 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 03 54 2719862 berkedok-challenge-tiktok-hacker-bisa-curi-password-dan-informasi-kartu-kredit-zoe8HoxJva.jpg Berkedok challenge TikTok, hacker bisa curi password dan informasi kartu kredit (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Peretas (hacker) punya banyak cara untuk mencuri password dan informasi kartu kredit korbannya. Terkini, dengan mengeksploitasi challenge atau tantangan TikTok "Invisible Body" yang lagi digandrungi banyak orang.

Diketahui, tantangan tersebut meminta para pengguna TikTok untuk memfilmkan diri mereka telanjang dan kemudian menggunakan filter Invisible Body. Dengan filter itu nantinya tubuh mereka tidak akan menjadi tembus pandang.

Penjahat dunia maya telah membajak tantangan tersebut dengan memposting video TikTok dengan tautan ke perangkat lunak palsu yang disebut 'unfilter' yang menjanjikan untuk menghapus filter dan memperlihatkan tubuh telanjang.

Namun, seperti dikutipdari Metro, Sabtu (3/12/2022), alih-alih dapat melihat video telanjang, pengguna justru akan menerima malware yang dapat digunakan untuk mencuri akun Discord seperti yang disebut oleh perusahaan keamanan Checkmarx.

Malware yang disebut 'WASP Stealer (Discord Token Grabber)' dilaporkan dapat mencuri detail akun Discord korban, menyimpan informasi kartu kredit, kata sandi, dompet cryptocurrency, dan file-file sensitif lainnya.

"Sejauh ini lebih dari 30.000 anggota telah bergabung dengan server Discord yang dibuat oleh penyerang dan jumlah ini terus meningkat seiring serangan ini berlangsung,” kata perusahaan keamanan Checkmarx.

Aplikasi perangkat lunak yang menjanjikan menghapus filter untuk melihat video telanjang telah dipromosikan oleh pengguna TikTok debgan akun @learncyber dan @kodibtc. Mereka menyertakan tautan berbahaya "discord.gg/unfilter".

Checkmarx tidak memberitahu solusi bagi yang sudah terlanjur mengklik tautan. Perusahaan itu hanya mengimbau agar para pengguna tidak mengklik tautan yang dibagikan tersebut jika tidak ingin data sensitifnya dirampas para hacker.

Follow Berita Okezone di Google News

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini