JAKARTA - Percaya atau tidak, ternyata lebih dari 7 miliar pola sidik jari manusia berbeda-beda. Peluang untuk menemukan satu sidik jari lain yang benar-benar duplikat dari milik Anda sendiri kemungkinannya sangat kecil.
Hingga saat ini, tidak ditemukan dua orang atau lebih di dunia yang memiliki sidik jari yang sama persis, bahkan kembar identik sekalipun. Hal ini yang membuat sidik jari sangatlah unik dan istimewa. Lantas, kenapa bisa sidik jari setiap orang beda-beda?
Dilansir dari kanal YouTube Kok Bisa?, Rabu (7/12/2022), sidik jari manusia muncul sekitar 15 minggu usia kandungan ibu kita. terbentuk ketika manusia masih menjadi janin kecil di dalam rahim ibunya.
Perlahan-lahan, garis samar terbentuk di kulit ujung jari-jari tangan dan kaki manusia, lapisan ini yang membentuk pola unik sidik jari kita yang disebut volar pads. Garis tersebut mulai terlihat jelas saat usia kandungan mencapai enam bulan.
Perbedaan sidik jari setiap manusia ternyata disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi rahim ibu, gerakan saat masih menjadi janin kecil, faktor lingkungan, seperti tekanan darah, nutrisi ibu, kadar oksigen, cairan ketuban, dan lainnya.
Faktor-faktor tersebut yang membuat manusia bisa mempunyai sidik jari yang berbeda bahkan anak yang kembar identik sekalipun. Penyebab perbedaan lain adalah faktor gen serta pembentukan kulit manusia ketika berada di dalam rahim ibunya.
Keberadaan sidik jari mulai diketahui oleh para ahli sejak abad ke-19. Awal tahun 1870, seorang polisi asal Perancis, Alphonse Bertillion, yang menciptakan sistem identifikasi berdasarkan pengukuran fisik.
Follow Berita Okezone di Google News