Share

Elon Musk Sediakan Kamar Tidur Darurat di Kantor Twitter

Tangguh Yudha, Jurnalis · Kamis 08 Desember 2022 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 08 57 2723052 elon-musk-sediakan-kamar-tidur-darurat-di-kantor-twitter-Q1dsqpfRco.jpg Elon Musk sediakan kamar tidur darurat di kantor Twitter (Foto: iStock)

JAKARTA - Pemilik Twitter, Elon Musk, kembali mengambil langkah kontroversial. Kali ini ia menyediakan kamar tidur darurat di kantor Twitter yang bisa digunakan para karyawan.

Alih-alih direspon positif, keputusan Musk ini ditanggapi miring oleh beberapa pihak. Salah satunya adalah Departemen Inspeksi Bangunan San Francisco yang saat ini tengah menyelidiki apakah langkah Musk ini melanggar peraturan kota atau tidak.

Seorang perwakilan Departemen Inspeksi Bangunan San Francisco mengatakan, mereka perlu memastikan bangunan digunakan sebagaimana dimaksud. Pasalnya ada aturan yang berbeda untuk bangunan tempat tinggal dan kantor.

Selain mendapat hambatan dari Departemen Inspeksi Bangunan San Francisco, langkah Elon untuk membangun tempat tidur darurat di kantor Twitter juga direspon nyinyir oleh masyarakat luas lantaran diduga menjalankan budaya kerja hardcore.

Dikatakan bahwa Musk sengaja melakukan ini untuk melancarkan ambisinya merombak Twitter. Jadi para pekerja diwajibkan untuk stand by di kantor setiap waktu, seperti dilansir dari New York Post, Kamis (8/12/2022).

Forbes, yang pertama kali melaporkan tentang kamar tidur, juga memberi komentar pedas dengan mengatakan bahwa tempat tidur darurat yang disediakan Musk untuk para karyawan jauh dari kata layak. Malah disebut cenderung menyedihkan.

"Mereka adalah tempat tidur yang mengingatkan pada kamar hotel yang menyedihkan dengan kasur yang belum dirapikan, tirai kusam, dan monitor telepresence ruang konferensi raksasa," tulis Forbes dalam laporannya.

Outlet itu juga menggambarkan satu kamar memiliki tempat tidur queen, meja samping tempat tidur kayu, dan karpet oranye terang. Satu sumber mengatakan ada empat hingga delapan kamar tidur per lantai dan menggerutu bahwa kamar tidurnya tidak terlihat bagus.

Sebuah laporan terpisah dari Insider mengatakan puluhan kantor kosong telah diubah menjadi kamar tidur. Sumber mengatakan ruangan tersebut sebagian besar digunakan oleh anggota tim transisi Musk di Twitter, termasuk karyawan dari perusahaannya yang lain Tesla dan The Boring Company.

Menanggapi respon miring dari banyak pihak, Elon Musk tetap bertekad untuk terus memberikan kamar tidur bagi karyawannya di kantor. Ia meyakini bahwa apa yang ia lakukan malah bisa membantu para karyawan yang kelelahan bekerja.

"Jadi kota SF menyerang perusahaan yang menyediakan tempat tidur untuk karyawan yang lelah alih-alih memastikan anak-anak aman dari fentanyl," cuit Musk. “Di mana prioritas Anda @LondonBreed!?” lanjutnya.

Baca Juga: Rayakan Satu Tahun, BuddyKu Fest Hadirkan Sesi Media Challenges

Follow Berita Okezone di Google News

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini