Share

Pesawat Siluman B-21 Raider Resmi Diluncurkan Angkatan Udara, Ini Kecanggihannya

Maryam Nurfauziah, Jurnalis · Selasa 13 Desember 2022 16:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 13 56 2726332 pesawat-siluman-b-21-raider-resmi-diluncurkan-angkatan-udara-ini-kecanggihannya-B2LMrJPRKN.jpg Pesawat siluman B-21 Raider diluncurkan angkatan udara, ini kecanggihannya (Foto: U.S Air Force)

JAKARTA - Pesawat siluman B-21 Raider resmi diluncurkan Angkatan Udara Amerika Serikat (AS), dinilai mampu menyerang target di mana saja.

Dilansir dari Space, Selasa (13/12/2022), pesawat ini dirancang oleh perusahaan teknologi pertahanan dan kedirgantaraan Northrop Grumman dan resmi diluncurkan pada Jumat, (2/12/2022), dalam sebuah upacara langsung dari Pangkalan Angkatan Udara Edwars di California.

Pembom baru ini akan menjadi tulang punggung armada Angkatan Udara di masa mendatang dan dirancang untuk bertahan hidup, bahkan sistem pertahanan udara yang paling canggih pun akan berusaha keras untuk mendeteksi keberadaan B-21 Raider di langit.

“Ini adalah bukti keunggulan Amerika dalam keterampilan dan inovasi. Bukti komitmen jangka panjang untuk membangun kemampuan canggih yang akan membentengi Amerika dalam mencegah agresi dari pihak luar pada hari ini dan di masa depan” ujar Llyod Austin, Menteri Pertahanan AS.

Llyod Austin menambahkan, pesawat ini dibangun dengan arsitektur sistem terbuka yang memungkinkan penggabungan senjata baru, bahkan yang belum ditemukan sekalipun. Sementara potensi penerbangan tanpa awak tidak disebutkan dalam upacara tersebut.

Seorang juru bicara Angkatan Darat AS mengungkapkan, kemungkinan itu akan terjadi, tetapi belum ada keputusan resmi untuk pesawat tersebut terbang tanpa awak. Penerbangan pertama pesawat B-21 Raider direncanakan berlangsung tahun depan.

“Lima puluh tahun kemajuan dalam teknologi low-observable telah dituangkan ke dalam pesawat ini,” lanjut Austin.

B-21 Raider ini diperkirakan menelan harga 692 juta dolar AS untuk setiap pesawat atau setara dengan Rp10,8 triliun. Selama tiga dekade ke depan, program ini diperkirakan akan menelan biaya pajak AS sebesar 203 miliar dolar AS (Rp3,1 kuadriliun).

Namun, seperti yang diduga, masih sedikit yang diketahui tentang detail spesifik dari pesawat siluman nuklir B-21 Raider ini karena tetap dirahasiakan.

Sementara, penerbangan pertama B-21 tidak diharapkan hingga 2023. Enam model saat ini sedang dalam berbagai tahap pengembangan oleh Northrop Grumman Corporation di Palmdale, California. Mereka akan menampilkan generasi pesawat siluman lainnya dan menggunakan teknik, serta bahan baru.

Pesawat B-21 Raider yang akan diterbangkan pada upacara pembukaan akan dikontrol ketat dan digunakan untuk pengujian mesin dan subsistemnya di darat, sebelum salah satu pembom canggih terbang ke langit.

Follow Berita Okezone di Google News

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini