Share

Ini Alasan Kenapa Tulang Dinosaurus Tidak Hancur Meski Sudah Jutaan Tahun

Tangguh Yudha, Jurnalis · Rabu 14 Desember 2022 16:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 14 56 2727099 ini-alasan-kenapa-tulang-dinosaurus-tidak-hancur-meski-sudah-jutaan-tahun-6RGkMDSu6w.jpg Ini alasan kenapa tulang dinosaurus tidak hancur meski sudah jutaan tahun (Foto: Freepik)

JAKARTA - Mungkin sebagian dari Anda pernah bertanya-tanya kenapa tulang dinosaurus bisa bertahan hingga saat ini. Padahal seperti diketahui bersama, mereka hidup jutaan tahun yang lalu.

Lantas kenapa itu bisa terjadi? Untuk menjawabnya, simak ulasan berikut ini.

Seperti dilansir dari Natural History Museum pada Rabu (14/12/2022), awetnya tulang dinosaurus dimungkinkan karena adanya serangkaian keadaan dan kondisi tertentu sehingga tulang terbentuk menjadi fosil.

Ini merupakan peristiwa yang sangat langka, karena kebanyakan dinosaurus yang mati akan membusuk sepenuhnya, tidak meninggalkan apa pun. Dan jika ditemukan pun, 99% berasal dari hewan laut seperti kerang dan hiu.

Ini karena mereka tinggal di laut, di mana pasir atau lumpur dapat dengan cepat mengubur jasad mereka setelah mereka mati. Setelah sisa-sisa terkubur di bawah sedimen, dekomposisi mereka melambat karena kekurangan oksigen.

Dengan berkurangnya oksigen, memberikan cukup waktu untuk terjadinya fosilisasi. Untuk fosil dinosaurus yang hidup di darat pun kebanyakan dari mereka berasal dari hewan yang hidup di dekat danau atau sungai.

"Beberapa meninggal tak lama sebelum daerah itu banjir dan menutupi sisa-sisa mereka dengan lumpur dan lumpur. Yang lainnya hanyut ke sungai oleh hujan lebat," kata Dr David Button, seorang peneliti dinosaurus.

Follow Berita Okezone di Google News

David menambahkan bahwa ia dan rekan sesama penelitinya tidak tahu tentang dinosaurus seperti apa yang hidup di lingkungan hutan atau pegunungan. Pasalnya, fosil sangat tidak mungkin terbentuk dalam situasi seperti itu.

Adapun langkah-langkahnya terbentuknya fosil dinosaurus adalah sebagai berikut:

1. Dinosaurus tersebut mati

2. Bagian lunak tubuh dinosaurus, termasuk kulit dan otot, mulai membusuk

3. Sebelum tubuhnya hilang, ia terkubur oleh sedimen, biasanya lumpur, pasir atau lanau. Seringkali pada saat ini hanya tulang dan gigi yang tersisa

4. Lebih banyak lapisan sedimen menumpuk di atasnya. Ini memberi banyak beban dan tekanan pada lapisan di bawahnya, menekannya. Akhirnya, mereka berubah menjadi batuan sedimen.

5. Saat ini terjadi, air merembes ke dalam tulang dan gigi, mengubahnya menjadi batu karena meninggalkan mineral.

Proses ini bisa memakan waktu ribuan atau bahkan jutaan tahun. David menambahkan, air meninggalkan kristal mineral di ruang-ruang di tulang. Inilah sebabnya mengapa fosil dinosaurus sering memiliki tekstur seperti spons.

Terkadang air tanah melarutkan tulang atau cangkang yang terkubur, meninggalkan lubang atau jejak berbentuk tulang atau cangkang di sedimen. Ini adalah cetakan alami.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini