Share

Tuai Kontroversi hingga Dapat Curi Data, Berikut Bahaya Tersembunyi Lensa AI

Maryam Nurfauziah, Jurnalis · Jum'at 16 Desember 2022 12:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 16 57 2728364 tuai-kontroversi-hingga-dapat-curi-data-berikut-bahaya-tersembunyi-lensa-ai-AnfdwVOiVL.jpg Tuai kontroversi hingga dapat curi data, berikut bahaya tersembunyi Lensa AI (Foto: Hypebeast)

JAKARTA - Akhir-akhir ini, media sosial dipenuhi postingan pahlawan super yang disajikan dalam bentuk karakter animasi dan dibuat dengan aplikasi Lensa AI. Namun, ternyata aplikasi tersebut memiliki potensi bahaya yang mengintai penggunanya.

Avatar yang dibuat dengan aplikasi tersebut, menimbulkan banyak kontroversi yang signifikan sejak banyak publik figur dan influencer mengunggah tren itu di media sosial.

Bukan hanya bahaya yang bisa mencuri data pribadi pengguna, aplikasi ini juga menciptakan avatar beberapa pengguna yang terlalu vulgar, padahal mereka tidak mengunggah foto telanjangnya ke aplikasi.

Diolah dari berbagai sumber, dalam hal ini beberapa peneliti keamanan memperingatkan kepada pengguna untuk tetap berhati-hati dengan bahaya yang tersembunyi dari aplikasi tersebut.

Dalam proses pembuatan avatar, Lensa AI membutuhkan sekitar 10 foto untuk menciptakan karakter animasi dalam berbagai gaya, sehingga mengharuskan pengguna untuk mengunggah foto-foto mereka ke server Lensa AI.

Meskipun dalam kebijakan privasinya Lensa AI hanya mengumpulkan dan menyimpan foto tersebut yang berfungsi untuk menciptakan avatar, yang kemudian akan dihapus dalam waktu 24 jam, namun pakar AI dan keamanan siber tetap meminta pengguna untuk tetap waspada dengan semua kemungkinan yang akan terjadi kedepannya.

"Mereka tidak menyimpan foto dan video lebih lama dari 24 jam. Tapi apakah kita benar-benar tahu apa yang mereka lakukan dengan foto itu? Bagaimana mereka menghapusnya? Bagaimana datanya dienkripsi? Kita tidak sepenuhnya tahu detail tersebut karena mereka tidak membagikan informasi itu dengan kita," kata Galloway, salah satu pakar AI dan keamanan siber.

Follow Berita Okezone di Google News

Pihak dari Prisma Labs yang menaungi aplikasi Lensa AI ini mengatakan bahwa mereka sedang memperbarui kebijakan privasi aplikasi tersebut, tetapi mereka menekankan bahwa foto yang telah pengguna unggah akan langsung dihapus dari server setelah avatar diciptakan.

Meski begitu, Galloway tetap memperingatkan kepada pengguna soal membagikan data pribadi mereka ke aplikasi Lensa AI, karena pada saat membuat akun baru tentu pengguna diharuskan memberi tahu nama, alamat email, hingga alamat rumah.

Jika informasi tersebut jatuh di tangan orang yang tidak bertanggung jawab, akan menyebabkan pelaku melacak lokasi pengguna, atau bahkan membuka rekening bank atau kartu kredit palsu.

Selain bahaya pencurian data dan juga pornografi, Lensa AI juga mendapat kecaman dari para seniman karena hasil karya mereka telah dicuri dengan AI untuk mendapatkan keuntungan tanpa adanya konpensasi.

Kendati demikian, para seniman berpendapat bahwa dengan adanya platform AI bisa mengancam keberlangsungan hidup para seniman yang akan berdampak pada kemampuan mereka karena bergantung pada karya yang mereka hasilkan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini