Share

Ditemukan 2 Planet Dekat Bumi, Kemungkinan Layak Huni

Angeltika Clara Sinaga, Jurnalis · Jum'at 23 Desember 2022 16:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 23 56 2732873 ditemukan-2-planet-dekat-bumi-kemungkinan-layak-huni-NaWeqrWcH8.jpg Ditemukan 2 planet dekat Bumi, kemungkinan layak huni (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Astronom menemukan dua planet yang mirip dengan Bumi, dan lebih menariknya lagi keberadaan planet ini berada dalam zona yang kemungkinan layak untuk dihuni.

Dilansir dari ScienceAlert, Jumat (23/11/2022), para astronom telah mengidentifikasi bahwa dua planet ini memiliki massa yang mirip dengan Bumi, dan berada di sekitar bintang kerdil merah bernama GJ 1002, hanya terletak sekitar 16 tahun cahaya dengan Bumi.

“Alam tampaknya menunjukkan kepada kita bahwa planet mirip Bumi sangat umum,” kata Alejandro Suárez Mascareño dari Instituto de Astrofisica de Canarias (IAC) yang meneliti planet tersebut.

Zona layak huni bintang mereka didefinisikan sebagai cangkang di sekitar bintang yang tidak terlalu panas atau tidak terlalu dingin untuk mendukung air bisa terbentuk, salah satu unsur penting bagi kehidupan.

Meskipun berada di zona layak huni, tidak menjadi jaminan untuk dapat mendukung adanya sebuah kehidupan. Misalnya, dalam tata surya kita terdapat Venus dan Mars yang berada di zona layak huni Matahari, tetapi saat ini keduanya tidak dapat mendukung kehidupan.

GJ 1002 merupakan bintang katai merah yang memiliki suhu relatif dingin, zona layak huninya jauh lebih dekat dengan exoplanet satu ini dibandingkan jarak Bumi ke Matahari. Planet GJ 1002b hanya membutuhkan waktu sekitar 10 hari untuk mengorbit.

Berbeda dengan planet terluar, yaitu GJ 1002c yang menyelesaikan orbit selama 21 hari. Jarak dekatnya keberadaan kedua planet tersebut dengan Bumi, memungkinkan untuk menjadi objek riset yang menarik bagi para ilmuwan, salah satunya bagaimana kondisi atmosfer planetnya.

Exoplanet ini ditemukan sebagai hasil kolaborasi antara instrumen European Southern Observatory (ESO) adn Echelle Spectrograph for Rocky Exoplanets and Stable Spectroscopic Observations (ESPRESSO) yang dipasang di wilayah gurun Atacama, Chili, dan Andalucia.

Berkat adanya peningkatan teknologi, para peneliti semakin dekat untuk dapat mengukur tanda kehidupan di planet ini. Mereka akan melihat bagaimana hasil cahaya yang dipantulkan dan bagaimana emisi panasnya.

Follow Berita Okezone di Google News

(amj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini