Share

Hacker Ryushi Sebut Berhasil Bobol 400 Juta Data Pengguna Twitter, Dijual Rp3,1 Miliar

Raden Yusuf Nayamenggala, Jurnalis · Rabu 28 Desember 2022 18:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 28 54 2735997 hacker-ryushi-sebut-berhasil-bobol-400-juta-data-pengguna-twitter-dijual-rp3-1-miliar-v5MMWP70My.jpg Ilustrasi Hacker. (Foto: Shutterstock)

SEMENJAK dibeli Elon Musk Twitter memang mengalami beberapa perubahan. Akibat perubahan tersebut, Twitter pun mengalami beberapa kendala, bahkan sempat mengalami down.

Nah, baru-baru ini kembali muncul masalah baru, yakni hacker yang mengklaim memiliki 400 juta data pengguna. Data tersebut, didapat lewat peretasan Application Programming Interface (API) yang sudah diperbaiki Twitter di tahun 2021.

Menurut laporan dari Bleeping Computer, hacker yang bernama 'Ryushi' pada sebuah forum hacker, meminta lebih dari USD200.000 atau sekitar Rp 3,1 miliar untuk penjualan eksklusif. Hacker tersebut sudah memperingatkan Elon Musk bahwa pihak twitter harus membeli data sebelum terkena denda besar di bahwa undang-undang privasi GDPR Eropa

Twitter

"Twitter atau Elon Musk jika Anda membaca ini, Anda sudah mempertaruhkan denda GDPR atas pelanggaran pada 400 juta pengguna, pilihan terbaik Anda untuk menghindari membayar USD276 juta dalam denda pelanggaran GDPR adalah dengan membeli data ini secara eksklusif," tulis Hacker Ryushi pada sebuah postingan seperti yang dikutip dari bgr.

"Pilihan terbaik Anda untuk menghindari hal itu dengan membayar USD276 juta untuk membeli data ini secara eksklusif," tulisnya.

Pada postingan tersebut, peretas pun menjelaskan bahwa data tersebut bisa digunakan untuk serangan phishing dan penipuan lainnya. Ryushi pun mengatakan bahwa mereka bisa mengumpulkan data Twitter publik dan pribadi, seperti alamat email, nama pengguna, jumlah pengikut, tanggal pembuatan ,dan nomor telepon.

Follow Berita Okezone di Google News

Meski sebagian besar data tersebut bisa ditemukan secara online, tapi telepon dan alamat email merupakan sebuah informasi yang bersifat pribadi. Tidak hanya itu, Ryushi juga memperoleh data 37 selebritis ternama, seperti Alexandria Ocasio-Cortez, Donald Trump JR, Mark Cuba, Kevin O'Leary, dan Piers Morgan.

Hacker tersebut juga mengatakan kepada publik, bahwa mereka berusaha untuk menjual data Twitter secara eksklusif kepada seseorang atau twitter seharga USD 200.000 dan akan menghapus data tersebut. Apabila pembelian eksklusif tidak dilakukan, pihak hacker mengancam akan menjual salinannya ke banyak orang dengan harga USD 60.000 per penjualan.

Sementara itu, pihak peretas mengatakan bahwa mereka sudah mencoba menghubungi twitter, namun belum menerima jawaban. Apabila twitter tidak membeli data tersebut, kemungkinan besar akan membawa masalah lain ke perusahaan milik Elon Musk itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini