Share

SpaceX Luncurkan Rocket Falcon 9, Bawa 54 Satelit Internet

Raden Yusuf Nayamenggala, Jurnalis · Kamis 29 Desember 2022 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 29 54 2736565 spacex-luncurkan-rocket-falcon-9-bawa-54-satelit-internet-nNXiIryCsh.jpg Roket SpaceX. (Foto: Reuters)

PERUSAHAAN transportasi luar angkasa swasta Amerika Serikat yang didirikan oleh Elon Musk Space X kembali meluncurkan roket mereka. Adapun roket tersebut, yakni Rocket Falcon 9 dengan 54 Satelit internet Starlink yang ditingkatkan.

Pada peluncuran Gen2 armada SpaceX tersebut menerangi langit pada pukul 4:34 EST (0934 GMT) dari Cape Caneveral Space Force Stasiun di Florida. Kabar peluncuran terbaru dari Space X tersebut disampaikan langsung oleh Manajer produksi dan teknik Space X Jesse Anderson.

"Di bawah lisensi baru kami, kami sekarang dapat menyebarkan satelit ke orbit baru yang akan menambah lebih banyak kapasitas ke jaringan," kata Jesse Anderson, seperti yang dikutip dari mehrnews.

Roket SpaceX

"Pada akhirnya ini memungkinkan kami untuk menambah lebih banyak pelanggan dan mwnyediakan layanan lebih cepar, khususnya di area yang saat ini kelebihan permintaan," tambahnya.

Sekitar 8 menit setelah lepas landas tahap pertama, Falcon 9 kembali ke Bumi dengan mendarat di kapal drone SpaceX A Shortfall of Gravitas di Samudera Atlantik. Pendaratan tersebut menandai akhir yang sukses dari peluncuran SpaceX ke-60 di tahun 2022. Pendaratan tahun 2022 dikabarkan hampir dua kali lipat dari dari 31 peluncuran yang ditetapkan sebagai rekor SpaceX pada tahun 2021.

Pada tahap pertama misi tersebut, Falcon 9 melakukan penerbangan ke-11 dengan peluncuran pada hari Rabu lalu. Booster tersebut sebelumnya menerbangkan lima misi Starlink, dengan meluncurman dua satelit GPS AS, satelit komersial Nilesat 301, dan membawa dua kru astronot pribadi yang berbeda pada misi Inspiration4 dan Ax-1.

Follow Berita Okezone di Google News

SpaceX pun akan berusaha memulihkan dua bagian fairing muatan yang membentuk kerucut hidung Falcon, yang keduanya sudah diterbangkan sebelumnya untuk digunakan kembali nanti. Gen2 Starlink SpaceX dikatakan lebih kuat dibanding 3.300 atau lebih yang bekerja di orbit saat ini.

Menurut laporan SpaceNews baru-baru ini, jaringan broadband menghadapi masalah kemacetan meskipun mengirimkan ratusan Starlink generasi pertama tahun ini.

Sebagai informasi Starlink merupakan konstelasi internet satelit yang dirancang dan diproduksi oleh SpaceX untuk menyediakan internet berkecepatan tinggi dan latensi rendah bagi orang-orang yang tinggal di lokasi terpencil dan terpencil di seluruh dunia.

Pada tanggal 1 Desember 2022 lalu, Komisi Komunikasi Federal (FCC) memberikan persetujuan kepada SpaceX untuk menyebarkan 7.500 satelit Gen2. Namun, itu hanya sebagai persetujuan, karena SpaceX mengajukan izin ke FCC untuk mengirim hampir 30.000 satelit ke orbit rendah Bumi

Sementara itu, selajn mampu menangani lebih banyak lalu lintas, satelit Gen2 bisa memancarkan layanan langsung ke snartphone. Saat satelit tersebut dikirim ke luar angkasa dengan Falcon 9, SpaceX ber3ncana untuk menggunaman roket Starship besarnya yang tengaj dalam pengembangan dan sudah menunggu perserujuan untuk terbang ke luar angkasa selama 18 bulan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini