Share

Hacker Korut Serang Korsel, Modusnya Pura-Pura Jadi Tokoh Politik

Tangguh Yudha, Jurnalis · Kamis 29 Desember 2022 20:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 29 54 2736774 hacker-korut-serang-korsel-modusnya-pura-pura-jadi-tokoh-politik-5taEZOiwkC.jpg Ilustrasi Hacker. (Foto: Shutterstock)

HUBUNGAN Korea Utara dengan Korea Selatan kembali memanas, untungnya pertikaian tersebut tidak dilakukan di dunia nyata. Ya, Korea Utara memang mulai menyerang Korea Selatan lewat digital.

Otoritas Korea Selatan mengklaim bahwa Korea Utara mulai mengerahkan hackernya untuk menyerang setidaknya 892 pakar kebijakan luar negeri di sana. Dikatakan bahwa serangan siber dilancarkan hacker Korea Utara dengan skema phishing.

Dihimpun dari Engadget, hacker melancarkan aksinya dengan berpura-pura sebagai tokoh dalam sistem politik Korea Selatan. Jika dilihat korban mulai percaya, mereka akan diberikan tautan ke situs palsu atau virus sebagai lampiran.

Hacker

Meskipun cara ini sebanarnya sudah ketinggalan zaman, namun cukup untuk membodohi setidaknya segelintir korban. Dilaporkan ada beberapa pakar kebijakan luar negeri Korea Selatan yang terkecoh dan berhasil dicuri data pribadinya.

Tidak hanya kecolongan data pribadi, email mereka juga disusupi hingga sebanyak 13 perusahaan terutama yang bergerak di bidang online ikut terseret dalam perkara ini. Dan dari 13 perusahaan, 2 di antaranya merugi hingga USD1.980 atau setara Rp30 jutaan.

Untuk diketahui, serangan oleh hacker Korea Utara terhadap Korea Selatan bukanlah yang pertama kali dilakukan. Sebelumnya hacker dari negara yang dipimpin oleh Kim Jong Un itu menargetkan peneliti keamanan Korea Selatan di setiap serangan.

Follow Berita Okezone di Google News

Mereka melakukan serangan untuk menemukan celah keamanan yang belum ditambal pihak Korea Selatan. Hacker Korea Utara bahkan menggunakan tragedi Halloween di Itaewon sebagai kedok untuk menargetkan warga negara Korea Selatan.

Meskipun para peretas ini berusaha keras menutupi jejak mereka dengan cukup baik, namun alamat IP membuat pihak Korea Selatan yakin bahwa ini adalah kelompok yang sama yang meretas Pembangkit Listrik Tenaga Air & Nuklir Korea pada tahun 2014 lalu.

Mereka juga percaya bahwa para peretas tidak akan menghentikan aktivitas mereka hanya karena upaya mereka telah ditemukan. Untuk itu warga Korea Selatan diimbau untuk lebih melek digital dan berhati-hati terhadap serangan phishing yang dilancarkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini