Share

Kenapa Satelit Tak Bertabrakan di Luar Angkasa?

Andera Wiyakintra, Jurnalis · Selasa 10 Januari 2023 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 09 56 2743019 kenapa-satelit-tak-bertabrakan-di-luar-angkasa-ufHZGzJMyu.jpg Ilustrasi Satelit. (Foto: Freepik)

SATELIT dapat mengorbit di sekitar planet karena satelit-satelit tersebut sudah terkunci pada kecepatan yang cukup cepat untuk mengalahkan tarikan gravitasi ke arah bawah.

Satelit dikirim ke luar angkasa dengan sebuah roket yang diluncurkan dari bumi dengan energi yang cukup, yaitu dengan kecepatan sekitar 25.039 mil/jam untuk bisa keluar dari atmosfer kita. Begitu roket mencapai lokasi yang sudah ditentukan secara tepat, roket tersebut akan menjatuhkan satelit ke orbitnya.

Seperti dilansir dari nesdis, kecepatan awal satelit yang dipertahankan saat terlepas dari kendaraan peluncuran/roket tersebut, cukup untuk menjaga satelit tetap berada di orbit hingga selama ratusan tahun.

Satelit dapat mempertahankan orbitnya dengan menyeimbangkan dua faktor: kecepatannya (kecepatan yang diperlukan untuk melakukan perjalanan dalam garis lurus) dan tarikan gravitasi yang dimiliki Bumi. Satelit yang mengorbit lebih dekat ke Bumi membutuhkan lebih banyak kecepatan untuk menahan tarikan gravitasi yang tentunya akan lebih kuat.

Satelit

Satelit memang membawa pasokan bahan bakarnya sendiri, tetapi tidak seperti mobil yang menggunakan bahan bakar, bahan bakar satelit akan berkurang hanya saat adanya perubuhan orbit atau untuk menghindari tabrakan dengan puing-puing/sampah luar angkasa.

Lantas, kenapa satelit tidak bertabrakan satu sama lain? Sebenarnya, satelit-satelit tersebut bisa saja saling bertabrakan. Tabrakan satelit memang jarang sekali terjadi, karena saat satelit diluncurkan, satelit tersebut ditempatkan di orbit yang dirancang untuk menghindari satelit-satelit lain.

Tapi orbit bisa saja berubah seiring berjalannya waktu, dan kemungkinan kecelakaan akan terus meningkat karena semakin banyak satelit yang diluncurkan ke luar angkasa. Pada Februari 2009, dua satelit komunikasi milik Amerika dan Rusia bertabrakan di luar angkasa. Namun, ini diyakini sebagai pertama kalinya dua satelit buatan manusia bertabrakan secara tidak sengaja.

Follow Berita Okezone di Google News

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini