Share

Menguak Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Manusia Agar Kembali Jadi Tanah

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Selasa 10 Januari 2023 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 10 56 2743426 menguak-berapa-lama-waktu-yang-diperlukan-manusia-agar-kembali-jadi-tanah-5hZdQ2RCoi.jpg Ilustrasi (Foto: Istimewa)

MENGUAK berapa lama waktu yang diperlukan manusia agar kembali jadi tanah akan dibahas dalam artikel ini. Secara umum bila ada orang meninggal dunia, maka pilihan pemakaman paling umum yang dilakukan yakni dikubur atau dikremasi.

Mayat

Di era modern, ada sebuah inovasi alternatif pemakaman yakni pengomposan manusia. Alternatif satu ini diinisiasi oleh Recompose, perusahaan pertama di AS yang berbisnis dalam pengomposan manusia.

Melansir dari The Guardian, salah satu tujuan dari pengomposan manusia yaitu mengurangi polusi berkelanjutan. Jasad yang telah berupa tanah, nantinya bisa digunakan di hutan maupun diberikan kepada keluarga.

Dengan begitu, berapa lama waktu yang diperlukan manusia agar kembali jadi tanah? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut ini.

Follow Berita Okezone di Google News

Dalam proses yang dikembangkan oleh Recompose, diketahui jasad ditempatkan dalam silinder baja sepanjang 8 kaki atau 2,4 meter yang diatur dalam bingkai heksagonal. Bahan non-organik, seperti tambalan logam, alat pacu jantung, dan sambungan buatan yang melekat pada tubuh jasad dihilangkan.

Selama sekira 30 hari, tubuh bahkan tulang dan gigi mulai terurai menjadi tanah. Dari satu jasad bisa menciptakan sekira satu meter kubik tanah atau cukup untuk mengisi dua gerobak dorong.

Proses tersebut dapat menghemat sekira satu metrik ton karbon dioksida per orang. Menurut Recompose, hal ini baik dengan mencegahnya memasuki atmosfer atau menghilangkannya, menyerap sejumlah karbon di dalam tanah yang setara dengan sekitar 40 tangki propana.

Ini tentu jauh berbeda dengan proses pemakaman secara tradisional, seperti kremasi yang bergantung pada bahan bakar fosil, dan mengeluarkan jutaan ton karbon dioksida setiap tahun. Sedangkan penguburan jenazah yang dibalsem dapat menyebabkan bahan kimia meresap ke dalam bumi. 

(RIN)

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini