Share

5 Fakta Unik Cincin Saturnus

Andera Wiyakintra, Jurnalis · Jum'at 13 Januari 2023 09:45 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 13 56 2745482 5-fakta-unik-cincin-saturnus-VJpdOR2f6D.jpg 5 Fakta Unik Cincin Saturnus

Planet Saturnus merupakan planet berukuran raksasa yang sebagian besar terbuat dari gas hidrogen dan helium. Seperti lazimnya planet gas raksasa lainnya di Tata Surya kita, Saturnus juga memiliki cincin. Tetapi yang membedakan adalah, wujud cincin yang terlihat jelas dan sangat indah

Saturnus memang memiliki ukuran yang sangat besar, planet bercincin ini bisa menampung 22.600 bulan. Berbanding terbalik dengan ukurannya yang besar, ternyatan bobot saturnus sangat ringan. Jika diibaratkan ada bak air yang berukuran super besar, planet ini benar-benar bisa mengapung di atasnya.

Cukup membahas Saturnus, kali ini kita akan membahas mengenai fakta-fakta unik mengenai cincin Saturnus, apa saja fakta-faktanya? Simak di bawah ini:

5. Cincin Saturnus terbuat dari batu, es, dan debu

5 Fakta Unik Cincin Saturnus

Cincin Saturnus terdiri dari bongkahan es dan batu yang mengelilingi planet raksasa itu dalam pusaran angin yang mampu mencapai kecepatan hingga 1.770 km/jam.

Bongkahan-bongkahan ini memiliki ukuran berkisar dari sebutir pasir hingga memiliki lebar sekitar 10 meter, tetapi dapat terentang ribuan mil dari planet itu sendiri. Bongkahan tersebut diperkirakan merupakan sisa-sisa komet, asteroid, dan puing-puing luar angkasa lainnya yang terperangkap dalam gravitasi planet tersebut.

4. Walaupun terlihat besar, cincin Saturnus sebenarnya sangat tipis

5 Fakta Unik Cincin Saturnus

Cincin Saturnus terbesar ukurannya membentang 200 kali dari diameter Saturnus, tetapi cincin-cincin tersebut rata-rata hanya memiliki ketebalan sekitar 91 meter

Ukuran yang sangat tipis ini disebabkan oleh partikel-partikel yang saling bertabrakan dan jatuh karena partikel-partikel di bagian atas cenderung memiliki energi yang lebih banyak dibandingkan yang berada lebih dekat ke pusat cincin.

Saat partikel-partikel ini bertabrakan, energi partikel tersebut akan hilang dan mereka jatuh lebih rendah ke dalam cincin sehingga memberikan jarak yang lebih tipis.

3. Cincin Saturnus awalnya dikira berbentuk seperti telinga yang berada di samping planet

5 Fakta Unik Cincin Saturnus

 Ketika cincin Saturnus pertama kali ditemukan pada tahun 1610 oleh Galileo, menurutnya cincin Saturnus itu lebih mirip telinga atau pegangan cangkir daripada cincin yang mengitari planet.

Butuh waktu hampir 50 tahun untuk mengonfirmasi bentuk asli dari cincin Saturnus seperti yang bisa kita lihat saat ini. Ketika tahun 1656, Christiaan Huygens bentuk asli dari cincin Saturnus dan itu tidak terlihat seperti telinga ataupun pegangan cangkir, tetapi lebih memiliki bentuk cincin tipis yang mengelilingi planet.

Follow Berita Okezone di Google News

2. Cincin Saturnus benar-benar bisa hilang selamanya
 
Seperti yang sudah lama diduga-duga dan akhirnya dikonfirmasi oleh pesawat ruang angkasa, Cassini, materi cincin bagian dalam terus jatuh ke Saturnus. “Hujan cincin” ini terjadi karena adanya beberapa partikel terkecil cincin bermuatan listrik dan “berjalan” di sepanjang garis medan magnet Saturnus ke planet tersebut. Jika cincin terus kehilangan materinya dengan kecepatan saat ini, makan cincin Saturnus benar-benar akan hilang selamanya dalam 100-300 juta tahun ke depan.
 
1. NASA mengirimkan pesawat ruang angkasa untuk terbang di cincin Saturnus
Pesawat ruang angkasa bernama Cassini, dibangun oleh NASA untuk mempelajari Saturnus dan sistemnya. Pesawat tersebut mengelilingi cincin Saturnus selama hampir 13 tahun. Menjelang akhir misi, pesawat penjelajah ruang angkasa robotik itu berhasil melakukan 22 manuver yang cukup berani antara planet dan cincin terdalamnya. Orbit terakhir dari Cassini memberi para ilmuwan data tentang komposisi, struktur cincin, dan medan magnet Saturnus.

2. Cincin Saturnus benar-benar bisa hilang selamanya

5 Fakta Unik Cincin Saturnus

Seperti yang sudah lama diduga-duga dan akhirnya dikonfirmasi oleh pesawat ruang angkasa, Cassini, materi cincin bagian dalam terus jatuh ke Saturnus. “Hujan cincin” ini terjadi karena adanya beberapa partikel terkecil cincin bermuatan listrik dan “berjalan” di sepanjang garis medan magnet Saturnus ke planet tersebut. Jika cincin terus kehilangan materinya dengan kecepatan saat ini, makan cincin Saturnus benar-benar akan hilang selamanya dalam 100-300 juta tahun ke depan.


 
1. NASA mengirimkan pesawat ruang angkasa untuk terbang di cincin Saturnus

5 Fakta Unik Cincin Saturnus

Pesawat ruang angkasa bernama Cassini, dibangun oleh NASA untuk mempelajari Saturnus dan sistemnya. Pesawat tersebut mengelilingi cincin Saturnus selama hampir 13 tahun. Menjelang akhir misi, pesawat penjelajah ruang angkasa robotik itu berhasil melakukan 22 manuver yang cukup berani antara planet dan cincin terdalamnya. Orbit terakhir dari Cassini memberi para ilmuwan data tentang komposisi, struktur cincin, dan medan magnet Saturnus.

(DRA)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini