Share

Ilmuwan Uji Coba Laser Jadi Penangkal Petir, Bagaimana Hasilnya?

Tangguh Yudha, Jurnalis · Rabu 18 Januari 2023 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 18 56 2748757 ilmuwan-uji-coba-laser-jadi-penangkal-petir-bagaimana-hasilnya-8a9ynsS22R.jpg Ilustrasi Petir. (Foto: Reuters)

PETIR merupakan salah satu fenomena alam yang kerap terjadi ketika hujan deras terjadi. Petir pun sangat berbahaya, apalagi jika menyambar orang. Tercatat, lebih dari 2.500 orang meninggal di India, akibat tersambar setiap tahunnya.

Biasanya, gedung-gedung tinggi akan memasang penangkal petir yang kemudian dilarikan ke bawah tanah. Metode ini sangat efektif untuk menghindari kerusakan yang diakibatkan oleh petir dan telah diadopsi sejak ratusan tahun lalu.

Tapi sekarang ini, para ilmuwan sudah menemukan metode lain di mana petir ditangkal menggunakan tenaga laser. Diklaim bahwa cara terbaru ini dapat melindungi objek yang lebih luas misalnya adalah landasan peluncuran roket dan juga pembangkit listrik.

Dilansir dari Engadget, sejumalah ilmuwan yang berasal dari Eropa mengatakan bahwa mereka telah berhasil menguji sistem yang menggunakan pulsa laser tingkat terawatt untuk mengarahkan pencahayaan ke batang setinggi 26 kaki.

Petir

Metode penangkal petir terbaru ini tidak dibatasi oleh ketinggian fisiknya, dan dapat mencakup area yang jauh lebih luas, hingga 590 kaki. Fungsi penangkal petir juga tidak akan terganggu oleh kehadiran objek lain seperti awan dan kabut.

Desain penangkal petir mengionisasi molekul nitrogen dan oksigen, melepaskan elektron dan menciptakan plasma yang menghantarkan listrik. Saat laser menyala dengan sangat cepat 1.000 pulsa per detik, mereka akan mencegat petir saat terbentuk.

Dalam pengujian yang dilakukan antara Juni dan September 2021, petir mengikuti pancaran sejauh hampir 197 kaki sebelum mengenai ujung rangkaian. Para peneliti telah menjelajahi panduan petir laser selama bertahun-tahun.

Follow Berita Okezone di Google News

Namun, percobaan biasanya terbatas pada jarak yang jauh lebih pendek dan pulsa yang relatif lambat yang cenderung melewatkan pencahayaan saat terbentuk. Aurélien Houard, yang membantu memimpin proyek tersebut, yakin metode ini sangat efisien.

 

Meski demikian, dia tidak memungkiri bahwa masih butuh penelitian lanjutan sebelum laser digunakan di luar eksperimen. Ia berharap nantinya penangkal bisa digunakan dengan jangkauan efektif hingga 1.640 kaki.

 

Untuk diketahui, menurut Matteo Clerici dari University of Glasgow penelitian yang dilakukan telah menelan biaya sekitar USD2,17 miliar atau setara Rp 32, triliun. Jika para ilmuwan berhasil, terobosan tersebut akan sangat berguna untuk menjaga infrastruktur.

 

Penangkal petir laser bisa digunakan untuk melindungi landasan peluncuran roket, di mana sambaran petir dapat memaksa penundaan misi jika terlalu dekat dengan jalur penerbangan. Mereka juga dapat membantu melindungi bandara, pembangkit listrik, hutan, dan lokasi luas lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini