Share

Apa yang Terjadi jika Bumi Tidak Memiliki Bulan

Andera Wiyakintra, Jurnalis · Kamis 19 Januari 2023 10:46 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 19 56 2749141 apa-yang-terjadi-jika-bumi-tidak-memiliki-bulan-gjRaUBjxO3.jpg Apa yang Terjadi Jika Bumi Tidak Memiliki Bulan

Bulan memiliki banyak fungsi untuk Bumi seperti, mengontrol pasang surut dan pemantul cahaya matahari di malam hari.

Sebagian besar planet di tata surya kita memiliki setidaknya satu bulan dan ada beberapa planet, seperti Mars, Jupiter, dan Saturnus, yang memiliki bulan lebih dari satu. Jika dibandingkan dengan bulan-bulan di planet lain, bulan Bumi tergolong sangat istimewa.

Tanpa adanya bulan, kehidupan di Bumi akan jauh berbeda. Misalnya, pasang surut di Bumi akan jauh lebih lemah. Jika tidak ada bulan, air laut masih akan naik dan turun karena tarikan gravitasi matahari, tetapi hanya memiliki sekitar 40 persen dari kekuatan pasang aslinya.

Jika Anda ke pantai, atau Anda tinggal di pesisir pantai, Anda tentu tahu bahwa air pasang sangat memengaruhi kehidupan sehari-hari, pasang surut juga memainkan peran yang sangat penting bagi kehidupan di Bumi.

Aliran pasang surut membawa panas dari ekuator Bumi ke kutub. Tanpa bulan, Bumi mungkin akan memiliki iklim yang benar-benar berbeda dari sekarang. Jika hal ini terjadi pergerakan spesies di seluruh dunia saat ini akan sangat terbatas. Beberapa tumbuhan dan hewan yang hidup hari ini akan punah.

Jika bulan tiba-tiba menghilang hari ini, bintang-bintang akan terlihat jelas dari Bumi. Planet lain, hingga galaksi lain mungkin akan lebih mudah dilihat tapi, malam hari akan jauh lebih gelap.

Ini tentu akan memengaruhi orang-orang saat mereka bergerak di malam hari, tetapi akan sangat-sangat berdampak pada hewan nokturnal. Hewan yang berburu di malam hari, seperti burung hantu, akan lebih sulit menemukan makanannya.

Follow Berita Okezone di Google News

Banyak orang tidak tahu bahwa bulan memengaruhi kemiringan sumbu bumi. Sebagian besar waktu, kemiringan planet kita adalah sekitar 23,4°. Namun, sudut itu berfluktuasi. Terkadang, hanya 22,1°. Di lain waktu, sebanyak 24,5°. Tanpa bulan untuk membantu menstabilkan planet, fluktuasi yang terjadi bisa jauh lebih besar.
Tanpa bulan, para ahli memperkirakan kemiringan Bumi bisa meningkat hingga 45°. Itu berarti planet akan berputar pada sisinya, seperti planet Uranus. Ini akan berdampak signifikan pada kehidupan di Bumi, menyebabkan perubahan besar dalam iklim.
Ini juga berarti bahwa setiap bagian dari planet ini akan terus mengalami siang hari selama enam bulan, diikuti dengan enam bulan dalam keadaan gelap. Sudah bisa dipastikan hal ini akan mendatangkan malapetaka pada pertanian, serta aspek kehidupan lainnya.
(DRA)

Dalam sehari ada 24 jam, semua orang pasti tahu hal tersebut tapi, tanpa bulan, hari di Bumi akan jauh lebih singkat. Miliaran tahun yang lalu, satu hari di Bumi hanya berdurasi sekitar 12 jam. “Tarikan” bulan memperlambat rotasi Bumi, tanpa bulan hari akan jauh lebih singkat dari 24 jam.

Banyak orang tidak tahu bahwa bulan memengaruhi kemiringan sumbu bumi. Sebagian besar waktu, kemiringan planet kita adalah sekitar 23,4°.

Namun, sudut itu berfluktuasi. Terkadang, hanya 22,1°. Di lain waktu, sebanyak 24,5°. Tanpa bulan untuk membantu menstabilkan planet, fluktuasi yang terjadi bisa jauh lebih besar.

Tanpa bulan, para ahli memperkirakan kemiringan Bumi bisa meningkat hingga 45°. Itu berarti planet akan berputar pada sisinya, seperti planet Uranus. Ini akan berdampak signifikan pada kehidupan di Bumi, menyebabkan perubahan besar dalam iklim.

Ini juga berarti bahwa setiap bagian dari planet ini akan terus mengalami siang hari selama enam bulan, diikuti dengan enam bulan dalam keadaan gelap. Sudah bisa dipastikan hal ini akan mendatangkan malapetaka pada pertanian, serta aspek kehidupan lainnya.

(DRA)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini