Share

Mengenal Istilah Biodome, Ekosistem Mandiri Buatan Tangan Manusia

Andera Wiyakintra, Jurnalis · Selasa 24 Januari 2023 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 56 2751795 mengenal-istilah-biodome-ekosistem-mandiri-buatan-tangan-manusia-cLHsLRcyCA.jpg Mengenal Istilah Biodome, Ekosistem Mandiri Buatan Manusia

Pernah mendengar istilah Biodome? Mungkin di Indonesia kata tersebut asing, tapi di luar sana, kata Biodome cukup sering terdengar. Biodome sendiri adalah lingkungan ekosistem buatan yang dapat menopang berbagai kehidupan sendiri tanpa campur tangan manusia. Di dalamnya, Anda akan menemukan sejumlah bentuk kehidupan, termasuk tumbuhan, hewan, jamur, dan lain-lain.

Ada beberapa biodome yang tersebar di seluruh dunia yang terbuka untuk pengunjung umum. Salah satunya ada di negara Kanada. Di sana, Anda dapat mengunjungi lima ekosistem seperti, hutan maple, Kepulauan sub-Antartika, hutan hujan tropis, Teluk St. Lawrence, dan Pesisir Labrador.

Kebun Binatang Burgers yang ada di Belanda juga memiliki biodome. Biodome tersebut memiliki luasnya lebih dari 3.000 meter persegi dan dibuka pada tahun 2017. Di dalamnya, Anda dapat menjelajahi rawa bakau dan mempelajari tentang berbagai bentuk kehidupan yang hidup bersama di sana.

Mengenal Istilah Biodome, Ekosistem Mandiri Buatan Tangan Manusia

Salah satu biodome terbesar di dunia ada di negara Inggris. Biodome ini disebut dengan Eden Project, biodome ini terdiri dari beberapa kubah yang menampung tiga bioma berbeda, yaitu lingkungan tropis lembab, lingkungan beriklim hangat, dan bioma tak beratap. Secara total, Eden Project mencakup lebih dari 30 hektar. Eden Project menjadi “tempat tinggal” berbagai spesies tanaman dan hewan dari berbagai belahan dunia, seperti Australia, Afrika Selatan, Himalaya, dan Mediterania.

Bisakah manusia hidup di dalam bioma yang ada dalam Biodome? Bisa saja! Sebuah struktur yang disebut Biosphere 2 dibangun di Arizona, Amerika Serikat, selama dekade terakhir abad ke-20. Antara tahun 1991 dan 1993, sejumlah tim ilmuwan tinggal di sana .

Follow Berita Okezone di Google News

Selama tinggal di Biosphere 2, ilmuwan-ilmuwan tersebut mempelajari habitat yang dibangun di dalam biodome. Kemudian sekelompok ilmuwan lain memasuki struktur tersebut di tahun 1994, sayangnya proyek mereka berakhir enam bulan kemudian karena sebuah konflik. Saat ini, Biosphere 2 ada di bawah naungan University of Arizona.

Pada tahun 2017, NASA dan Universitas Hawaii mempelajari efek manusia yang tinggal di dalam sebuah kubah di biodome. Kubah khusus ini dibangun dengan mensimulasikan lingkungan planet Mars. Enam orang menghabiskan delapan bulan di dalam sana. Mereka kebanyakan memakan makanan beku dan kering, mereka juga harus mengenakan makan makanan beku-kering dan harus mengenakan pakaian luar angkasa jika meninggalkan kubah.

Apakah teknologi kubah tersebut bisa dibangun agar manusia bisa hidup di planet lain? Bisa saja jika teknologinya sudah memadai. Biodome sendiri juga bisa digunakan untuk menjaga kelangsungan spesies hewan ataupun tumbuhan dari kepunahan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini